
Kepolisian Daerah (Polda) Riau usut aliran Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) perdagangan gading gajah Sumatera, Kamis (11/6).
JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengembangkan pengungkapan kasus perdagangan gading gajah Sumatera dengan menelusuri aliran dana hasil kejahatan melalui skema Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Ade Kuncoro mengatakan, pengungkapan TPPU tersebut merupakan pengembangan dari kasus perburuan dan perdagangan gading gajah Sumatera yang sebelumnya dibongkar oleh Polres Pelalawan bersama Ditreskrimsus Polda Riau.
Kasus ini menjadi perhatian nasional setelah aparat berhasil mengungkap jaringan perburuan gajah Sumatera yang menyebabkan kematian seekor gajah jantan dewasa di wilayah Distrik Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada Februari 2026.
Dalam perkara utamanya, penyidik telah menetapkan 17 orang tersangka. Selain itu, polisi masih memburu tiga tersangka lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Ade menegaskan penyidik tidak hanya fokus menangkap pelaku lapangan, tetapi juga memburu aliran dana yang diduga berasal dari kejahatan perdagangan satwa liar dilindungi tersebut.
"Tujuannya jelas, yaitu memutus rantai kejahatan dari sisi ekonomi sehingga jaringan ini tidak lagi memiliki kemampuan finansial untuk beroperasi,” kata Kombes Ade, Kamis (11/6).
Berdasarkan hasil penyidikan, polisi menemukan dugaan tindak pencucian uang yang dilakukan tersangka berinisial FA dan FS. Keduanya diduga menyamarkan hasil kejahatan melalui sejumlah transaksi keuangan serta pembelian berbagai aset.
Dari analisis transaksi keuangan, penyidik menemukan perputaran dana mencapai Rp 1,872 miliar yang berasal dari 34 transaksi dan diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan gading gajah.
Selain itu, polisi juga menemukan fakta bahwa tersangka FA diduga telah terlibat dalam sedikitnya sembilan aksi perburuan gajah Sumatera sejak 2014.
Ade menilai, temuan tersebut menunjukkan bahwa perdagangan satwa liar telah berkembang menjadi kejahatan terorganisir dengan motif ekonomi yang kuat.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
