
Operasi penindakan dan barang bukti hasil penindakan pentolan KKB di Yahukimo pada Rabu (17/6). (Satgas Operasi Damai Cartenz)
JawaPos.com - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 menindak tegas salah seorang pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial AP alias Y alias AS pada Rabu (17/6). Dia diduga terlibat dalam aksi kekerasan bersama anggota KKB yang tergabung dalam Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (HSSBI) Kodap XVI Yahukimo.
Menurut Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Faizal Ramadhani, jajarannya tidak bekerja sendiri. Upaya penangkapan AP dilakukan bersama Polres Yahukimo. Dia menyampaikan bahwa operasi penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata yang selama ini mengancam keselamatan masyarakat.
”Operasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menegakkan hukum terhadap setiap pelaku tindak pidana kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat di Papua. Aparat akan terus bertindak secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat dari berbagai aksi kriminal bersenjata,” terang Faizal pada Kamis (17/6).
Berdasar data, AP merupakan Komandan Operasi Batalyon HSSBI Kodap XVI Yahukimo. AP masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kabupaten Yahukimo. Dalam laporan polisi nomor LP/B/28/IV/2026/SPK/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA, AP disebut terlibat dalam kasus penembakan terhadap Alexander Angket dan Naldy Magosa pada 28 April 2026.
”Dalam kejadian tersebut, Alexander mengalami luka tembak pada bahu kanan, sedangkan Naldy mengalami luka tembak pada paha kiri. Kedua korban berhasil mendapatkan penanganan medis dan selamat,” ujar Faizal.
Tidak hanya itu, AP juga diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap Suhardin di kawasan Ruko Blok A, Dekai, pada 30 April 2026 sebagaimana tercatat dalam laporan kepolisian bernomor LP/B/29/IV/2026/SPKT/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA. Dalam peristiwa tersebut, proyektil mengenai speedometer sepeda motor sehingga korban selamat.
Penangkapan AP dilakukan di Jalan Poros Logpon Kilometer 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Menurut Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, sebelum penindakan terhadap target, tim gabungan sudah lebih dulu melaksanakan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga menjadi markas sekaligus tempat persinggahan anggota KKB.
”Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan satu butir amunisi kaliber 5,56 mm, sejumlah senjata tajam, busur dan anak panah, telepon genggam, serta berbagai perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata,” jelasnya.
Polisi juga mengamankan seorang pria berinisial HS untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait jaringan dan aktivitas kelompok tersebut. Dari pemeriksaan terhadap HS, dia mengaku menyimpan amunisi yang diduga berasal dari salah satu anggota kelompok HSSBI berinisial AK. Keterangan tersebut saat ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan guna mengungkap jaringan kelompok itu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
