
Frans Antoni ketika tiba di Gedung Bareskrim Polri pada Jumat (19/6). Dia ditangkap di Malaysia pada Kamis(18/6). (Sahrul Yunziar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penangkapan Frans Antoni pada Kamis (18/6) di Malaysia menambah deretan jejaring gembong narkoba Fredy Pratama yang sudah ditangkap oleh Bareskrim Polri. Frans adalah aktor penting dalam peredaran narkoba yang bersumber dari Fredy Pratama.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyampaikan bahwa Frans Antoni sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur sejak kemarin pagi. Hari ini (19/6) dia diterbangkan ke Jakarta.
Frans Antoni merupakan salah satu orang kepercayaan Fredy Pratama. Bukan hanya mengendalikan uang hasil transaksi narkoba dari jejaring gembong kakap tersebut, Antoni juga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut.
”Frans Antoni bukanlah pelaku biasa, melainkan pengendali keuangan, pengendali lapangan, dan pengendali operasional dari sindikat narkotika pimpinan Fredy Pratama,” kata Brigjen Eko kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel).
Bersama Fredy Pratama, Frans Antoni mengendalikan peredaran narkoba di beberapa kota besar di Indonesia sejak 2009. Mulai kota-kota besar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, sampai Sulawesi. Meski Fredy Pratama sudah kabur ke luar negeri sejak 2014, jejaring Fredy Pratama tetap eksi mengedarkan narkoba.
Setelah ditangkap di Malaysia, Frans Antoni diterbangkan ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-821. Berdasar pantauan di Gedung Bareskrim Polri dia tiba sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah turun dari mobil, Frans Antoni langsung dibawa ke ruang tahanan.
”Proses pemulangan (Frans Antoni) difasilitasi dengan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) karena yang bersangkutan diketahui memasuki Malaysia secara ilegal tanpa identitas resmi,” terang Eko.
Berdasar data dari Bareskrim Polri, Frans Antoni sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2023. Sebelum ditangkap di Malaysia, dia sempat berpindah tempat tinggal beberapa kali di Thailand. Mulai dari Phatthanakan sampai Narasiri. Di lokasi kedua, Frans Antoni menetap selama 2 tahun.
”Dalam pelariannya, Frans Antoni dibantu oleh orang suruhan dari Fredy Pratama yang merupakan Warga Negara Thailand,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022