
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta. (Febry Ferdian/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, pada Kamis (9/7) malam. Operasi senyap itu menyasar Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, Etik Suryani diduga terlibat dugaan pemerasan terhadap para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. Namun, KPK belum mengungkap secara rinci barang bukti dalam giat penindakan tersebut.
"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7).
Tim penindakan KPK mengamankan total lima orang dalam operasi senyap tersebut, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Saat ini, mereka tengah dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK.
"Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK bakal mengungkap secara resmi kronologi hingga konstruksi perkara dalam OTT tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022