
Kawasan pusat perbelanjaan Myeongdong di Seoul, Korea Selatan. (Radar Madiun)
JawaPos.com - Kasus hilangnya seorang peserta tur asal Kabupaten Madiun berinisial FYA saat mengikuti perjalanan wisata ke Korea Selatan menjadi sorotan publik. Biro perjalanan Sarjana Backpacker mengungkapkan kronologi dan momen ketika FYA diduga sengaja kabur memisahkan diri dari rombongan dan hingga kini dia belum diketahui keberadaannya.
Dilansir dari Radar Madiun, Sarjana Backpacker menjelaskan bahwa sejak awal perjalanan tidak ada tanda-tanda mencurigakan dari FYA bakal kabur atau menghilang di Korea Selatan. Selama mengikuti paket wisata, pemuda asal Wungu, Kabupaten Madiun, itu dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan selalu mengikuti seluruh agenda yang telah dijadwalkan.
Menurut pihak travel, FYA bahkan menempati satu kamar hotel yang sama dengan Tour Leader. Selama beberapa hari perjalanan, ia ikut makan bersama, berjalan-jalan bersama peserta lain, dan beberapa kali diajak berbincang untuk memastikan tidak mengalami kendala selama berada di Korea.
"Yang paling membuat kami terpukul tidak ada tanda-tanda sama sekali. Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol. Diajak makan. Diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan. Semuanya terlihat normal," tulisnya di akun media sosial @sarjanabackerpacker.
Situasi berubah ketika rombongan berada di kawasan pusat perbelanjaan Myeongdong, Seoul. Saat itu FYA berpamitan kepada Tour Leader dengan alasan ingin melihat-lihat produk sepatu yang ada di sekitar lokasi.
"Sampai malam itu beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong lalu menghilang tidak pernah kembali ke hotel. Tidak pernah menjawab telepon. Tidak pernah membalas WhatsApp. Tidak pernah memberi kabar. Seolah-olah semuanya sudah direncanakan selama berhari-hari," lanjutnya.
Setelah FYA tidak kembali ke hotel, pihak Tour Leader langsung melakukan berbagai upaya pencarian. Mereka berulang kali menghubungi nomor telepon FYA, mengirim pesan via WhatsApp, hingga menyisir lokasi terakhir tempat yang bersangkutan berada. Namu sayangnya, FYA tidak ditemukan jejaknya sama sekali.
"Tour Leader mencari. Menghubungi berkali-kali. Menyisir lokasi terakhir, melapor ke pihak berwenang di Korea. Tetapi hasilnya nihil," ungkap pihak travel.
Sarjana Backpacker juga menyebut, peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada hilangnya satu peserta, tetapi juga menimbulkan konsekuensi yang serius bagi biro perjalanan. Mereka harus memberikan penjelasan kepada vendor, mempertanggungjawabkan kejadian tersebut kepada pihak terkait di Korea Selatan, hingga terancam menghadapi potensi sanksi atau denda.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
