
Senjata api yang ditemukan oleh prajurit TNI dalam sebuah honai di wilayah Intan Jaya pada Kamis (16/7). (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Tim Patroli Koops TNI Habema menemukan honai di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (16/7). Honai itu diduga menjadi tempat transit Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dalam honai tersebut, prajurit TNI mendapati 3 pucuk senjata api (senpi).
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna pada Jumat (17/7), honai dan senpi itu dikuasai oleh para prajurit TNI melalui operasi pengamanan yang dilakukan atas rangkaian informasi intelijen.
”Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian informasi intelijen yang mengindikasikan adanya rencana aksi bersenjata terhadap aparat keamanan, serta kegiatan konsolidasi kelompok bersenjata di wilayah tersebut,” terang Wirya.
Setelah melalui proses pengintaian, verifikasi, dan perencanaan yang matang, pasukan bergerak menuju lokasi untuk mengamankan sasaran dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat. Dalam pelaksanaan operasi tersebut, personel TNI berhasil menguasai honai yang digunakan untuk tempat transit OPM.
”Dari lokasi tersebut diamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, 2 pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, 1 pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut,” bebernya.
Menurut Wirya, keberhasilan operasi tersebut menjadi sangat penting. Sebab, informasi intelijen telah mendapati indikasi bakal dilakukan serangan oleh OPM. Sehingga operasi pengamanan honai dan senpi yang dilakukan kemarin telah menekan potensi ancaman terhadap masyarakat sipil.
”Sekaligus mencegah penggunaan senjata untuk melakukan aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya,” ujarnya.
Keberhasilan operasi tersebut, lanjut Wirya juga menjadi bukti dedikasi dan profesionalisme prajurit TNI yang menjalankan tugas dengan penuh keberanian, disiplin, dan pengorbanan. Tujuannya semata-mata untuk menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata.
”Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Setiap tindakan dilakukan secara terukur berdasarkan informasi yang valid, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” kata Wirya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
