
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Kristiani Seluruh Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Kamis (23/7) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Puluhan massa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/7). Mereka mendesak penegak hukum mengusut tuntas serta melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Eks Jampidsus) Febrie Adriansyah terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Dalam orasinya, perwakilan orator BEM KSI menyindir visi pembangunan nasional yang dinilai kontradiktif dengan dugaan praktik rasuah yang melibatkan mantan pejabat tinggi kejaksaan tersebut.
"Di saat kau mengatakan supaya kita membumihanguskan korupsi, ternyata dirimu sedang menyimpan keping-kepingan emas yang kau ambil sehingga Indonesia enggak jadi 2045 menjadi Indonesia Emas. Karena 74 kilo emas di 2045 sudah disimpan Febrie di rumahnya," ujar orator di atas mobil komando, Kamis (23/7).
Ia juga membandingkan lambatnya penanganan kasus besar ini dengan kondisi perekonomian masyarakat bawah yang dinilai kian prihatin.
"Tiga klaster besar yang menyebabkan kerugian negara yang begitu besar. Sehingga apa? Jangankan memperebutkan jabatan, hari ini untuk memperebutkan BLT pun warga-warga harus berdiri berjejer panjangnya 200 meter hanya untuk memperebutkan Rp350.000," lanjutnya.
Mereka juga menyayangkan pemanggilan hukum yang terkesan tajam ke bawah namun tumpul ke atas, membandingkan penanganan kasus ini dengan perlakuan hukum terhadap masyarakat kecil.
Dalam aksi tersebut, BEM KSI membawa tiga poin tuntutan utama yang mereka sebut sebagai 'Tritura' (Tiga Tuntutan Rakyat dan Keadilan Seluruh Indonesia), yakni:
1. Desak Penahanan Tersangka: Meminta Jaksa Agung RI menginstruksikan tim penyidik untuk segera menahan Febrie Adriansyah demi menjaga netralitas, objektivitas, dan persamaan di depan hukum.
2. Transparansi Tiga Klaster Kasus: Meminta sinergi KPK, Polri, dan Kejagung dalam mengusut tuntas aliran dana pada kasus Asabri, PLN, dan Krakatau Steel tanpa intervensi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022