
Aparat kepolisian memasang garis polisi di Klinik Mordent, tempat diduga ditemukannya Sutrimo, penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu malam (26/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aparat Kepolisian dari Polda Metro Jaya melakukan pemasangan garis polisi pada gerbang Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/7). Garis polisi itu dipasang setelah aparat dari Korps Bhayangkara melakukan gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria bernama Sutrimo yang tewas di Klinik Mordent, pada Kamis (23/7).
Pantauan JawaPos.com, aparat memasang garis polisi sekitar pukul 19.28 WIB. Namun, mereka tidak memberikan keterangan terkait hasil dari olah TKP tersebut.
Dari olah TKP itu, aparat terlihat membawa dua kantong plastik yang diduga berisi alat bukti untuk didalami lebih lanjut melalui proses penyelidikan. Bahkan, satu unit motor Yamaha Mio yang terparkir di halaman klinik ikut diangkut untuk dijadikan barang bukti.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihak kepolisian melakukan pendalaman terkait penyebab meninggalnya Sutrimo.
"Masih didalami," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (26/7).
Budi menjelaskan, korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7). Selanjutnya, Sutrimo dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dalam mengungkap peristiwa tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan serangkaian penyelidikan. Sejumlah pihak telah dimintai klarifikasi, mulai dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak-pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut.
Selain itu, penyidik juga menelusuri riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya korban, serta berbagai informasi lain yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Budi menegaskan, proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar seluruh fakta dapat terungkap secara menyeluruh. Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian Sutrimo.
"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
