Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 00.38 WIB

8 Pola Cinta Tak Sehat, Dibayangi Jejak Luka Batin Masa Kecil saat Membangun Relasi Dewasa

Ilustrasi trauma masa kecil. (Freepik) - Image

Ilustrasi trauma masa kecil. (Freepik)

JawaPos.com - Pengalaman masa kanak-kanak memiliki pengaruh yang mendalam pada kehidupan kita di masa dewasa. Satu di antara dampaknya adalah bagaimana kita menjalin dan mempertahankan hubungan romantis.

Tanpa disadari, luka batin dari masa lalu seringkali memunculkan kebiasaan-kebiasaan yang justru menghambat kebahagiaan dalam percintaan. Mari kita telaah lebih lanjut pola-pola tersembunyi ini yang mungkin sedang Anda alami.

1. Menyabotase Hubungan Saat Semuanya Terasa Serius

Ketika sebuah hubungan mulai terasa mendalam dan mengarah ke komitmen, rasa takut bisa muncul. Ketakutan ini kemudian dapat memicu tindakan-tindakan yang secara tidak sadar merusak hubungan tersebut.

Mereka mungkin tiba-tiba menjadi dingin, mencari-cari kesalahan pasangan, atau bahkan menciptakan pertengkaran tanpa alasan yang jelas. Tujuannya, tanpa disadari, adalah untuk menjauhkan diri dari keintiman yang menakutkan.

2. Memiliki Ekspektasi yang Tidak Realistis Terhadap Pasangan

Luka masa kecil seringkali membuat seseorang memiliki harapan yang terlalu tinggi pada pasangan. Mereka mungkin berharap pasangan bisa menyembuhkan semua luka dan memenuhi semua kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi di masa lalu.

Tentu saja, tidak ada manusia yang sempurna dan mampu memenuhi semua ekspektasi tersebut. Ketika harapan tidak terpenuhi, kekecewaan dan konflik pun tak terhindarkan.

3. Terlalu Kritis Terhadap Pasangan dalam Hubungan

Orang dengan luka masa kecil mungkin cenderung sangat kritis terhadap pasangannya. Mereka mudah melihat kekurangan dan kesalahan, bahkan dalam hal-hal kecil.

Kritik yang terus-menerus ini bisa membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tidak dicintai. Akhirnya, hubungan pun menjadi tegang dan tidak sehat.

4. Kesulitan Mempercayai Orang Lain Sepenuhnya

Pengalaman buruk di masa lalu, seperti pengkhianatan atau penelantaran, dapat menanamkan rasa tidak percaya yang mendalam. Akibatnya, mereka sulit untuk mempercayai pasangan sepenuhnya, meskipun tidak ada alasan yang jelas untuk itu.

Kecurigaan dan ketidakpercayaan ini bisa merusak fondasi hubungan yang sehat. Pasangan akan merasa terus dihakimi dan tidak dipercaya.

5. Terus Menerus Mencari Validasi dan Kepastian dari Pasangan

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore