
Ilustrasi orang yang malas membalas chat/freepik
JawaPos.com - Dilema paling klasik ketika seseorang mengirimkan pesan adalah pertanyaan “apakah aku harus mengirimkan pesan lagi?”. Fenomena double texting sering membuat kondisi menjadi gelisah.
Contoh paling umum dari double texting adalah mengirim pesan lanjutkan kepada orang yang kita sukai, hanya untuk memastikan apakah pesan sebelumnya sudah diterima.
Padahal, beberapa orang yang kita hubungi mungkin sedang sibuk, jadi sehingga jangan langsung berpikiran negatif terlebih dahulu bahwa anda merasa diabaikan.
Double texting sebenarnya sah-sah saja dalam kondisi tertentu seperti saat situasi mendesak dan harus segera ditanggapi.
Namun hal ini seharusnya dihindari ketika mengirim pesan kepada orang yang baru dikenal. Mereka bisa menilai anda sebagai pribadi yang kurang sabar, terlalu agresif, putus asa, bahkan tidak punya kesibukan lain.
Agar double texting menjadi wajar, anda perlu tahu kapan waktunya untuk berhenti. Jika orang tersebut tidak membalas pesan anda maka, ada baiknya untuk tidak melanjutkan percakapan.
Agar rasa gelisah berkurang saat mengirim pesan, anda bisa mengalihkan perhatian, memulai topik baru, atau langsung menelpon orang yang bersangkutan agar lebih efektif.
Untuk memahaminya lebih dalam, anda bisa menyimak rangkuman berikut. Mengutip dari laman verywellmind.com inilah kondisi yang tepat dan etika saat melakukan double texting.
Kapan double texting dianggap wajar?
Saat meminta maaf karena salah kirim atau salah kata
Mengkonfirmasi suatu janji
Obrolan masih berlanjut
Sudah akrab dengan orang tersebut
Sudah lewat sehari dan belum ada balasan
Kondisi yang harus dihindari ketika double texting

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
