
Ilustrasi kebiasaan seorang perempuan. (Freepik).
JawaPos.com - Menjadi pribadi yang disukai sering kali menjadi tujuan yang ditanamkan sejak dini kepada perempuan.
Namun, keinginan untuk menyenangkan orang lain ini kerap membuat mereka mengabaikan kejujuran terhadap diri sendiri.
Pola ini muncul dari pengasuhan yang menekankan pentingnya bersikap manis, menghindari konflik, dan menempatkan kebutuhan orang lain di atas segalanya.
Tanpa disadari, banyak perempuan tumbuh dengan keyakinan bahwa nilai mereka terletak pada seberapa besar mereka bisa menyenangkan orang lain.
Psikologi mencatat sejumlah kebiasaan umum yang menunjukkan bagaimana dorongan untuk “disukai” bisa bertentangan dengan ekspresi jujur atas diri sendiri.
Dilansir dari Geediting pada Senin (26/5), berikut tujuh perilaku yang kerap dilakukan perempuan karena dibesarkan untuk menjadi disukai, bukan menjadi diri sendiri.
1. Sering Mengatakan “Ya” Padahal Sebenarnya Ingin Menolak
Sikap setuju sering kali dianggap sopan dan menyenangkan. Akibatnya, banyak perempuan terbiasa mengatakan “ya” demi menghindari konflik, meskipun bertentangan dengan keinginan pribadi.
Hal ini muncul dari keyakinan bahwa menolak permintaan orang lain berarti tidak ramah atau tidak peduli. Namun, mengiyakan sesuatu secara terus-menerus bisa menyebabkan kelelahan emosional dan membuat kebutuhan pribadi terabaikan.
2. Menekan Emosi agar Tidak Dicap “Terlalu Emosional”
Perempuan sering kali diajarkan untuk bersikap tenang dan tidak menunjukkan emosi berlebihan. Menunjukkan kesedihan atau kemarahan bisa dianggap sebagai kelemahan. Akibatnya, banyak yang menahan perasaan hanya agar tidak dinilai dramatis atau sensitif.
Padahal, mengekspresikan emosi secara sehat merupakan bagian dari kejujuran dan keseimbangan diri. Menyembunyikan emosi justru berisiko menimbulkan tekanan batin dalam jangka panjang.
3. Mendahulukan Kebutuhan Orang Lain daripada Diri Sendiri
Mengutamakan orang lain sering kali dianggap sebagai bentuk kebaikan. Namun, jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa mengarah pada pengorbanan diri secara berlebihan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
