Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 02.24 WIB

7 Hal yang Sering Dilakukan Perempuan Karena Mereka Dibesarkan untuk 'Disukai', Bukan Menjadi Diri Sendiri, Menurut Psikologi

Ilustrasi kebiasaan seorang perempuan. (Freepik). - Image

Ilustrasi kebiasaan seorang perempuan. (Freepik).

JawaPos.com - Menjadi pribadi yang disukai sering kali menjadi tujuan yang ditanamkan sejak dini kepada perempuan.

Namun, keinginan untuk menyenangkan orang lain ini kerap membuat mereka mengabaikan kejujuran terhadap diri sendiri.

Pola ini muncul dari pengasuhan yang menekankan pentingnya bersikap manis, menghindari konflik, dan menempatkan kebutuhan orang lain di atas segalanya.

Tanpa disadari, banyak perempuan tumbuh dengan keyakinan bahwa nilai mereka terletak pada seberapa besar mereka bisa menyenangkan orang lain.

Psikologi mencatat sejumlah kebiasaan umum yang menunjukkan bagaimana dorongan untuk “disukai” bisa bertentangan dengan ekspresi jujur atas diri sendiri.

Dilansir dari Geediting pada Senin (26/5), berikut tujuh perilaku yang kerap dilakukan perempuan karena dibesarkan untuk menjadi disukai, bukan menjadi diri sendiri.

1. Sering Mengatakan “Ya” Padahal Sebenarnya Ingin Menolak

Sikap setuju sering kali dianggap sopan dan menyenangkan. Akibatnya, banyak perempuan terbiasa mengatakan “ya” demi menghindari konflik, meskipun bertentangan dengan keinginan pribadi.

Hal ini muncul dari keyakinan bahwa menolak permintaan orang lain berarti tidak ramah atau tidak peduli. Namun, mengiyakan sesuatu secara terus-menerus bisa menyebabkan kelelahan emosional dan membuat kebutuhan pribadi terabaikan.

2. Menekan Emosi agar Tidak Dicap “Terlalu Emosional”

Perempuan sering kali diajarkan untuk bersikap tenang dan tidak menunjukkan emosi berlebihan. Menunjukkan kesedihan atau kemarahan bisa dianggap sebagai kelemahan. Akibatnya, banyak yang menahan perasaan hanya agar tidak dinilai dramatis atau sensitif.

Padahal, mengekspresikan emosi secara sehat merupakan bagian dari kejujuran dan keseimbangan diri. Menyembunyikan emosi justru berisiko menimbulkan tekanan batin dalam jangka panjang.

3. Mendahulukan Kebutuhan Orang Lain daripada Diri Sendiri

Mengutamakan orang lain sering kali dianggap sebagai bentuk kebaikan. Namun, jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa mengarah pada pengorbanan diri secara berlebihan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore