
Jatuh cinta membuatmu berani berubah, terbuka, dan tetap bertahan meski tak selalu mudah. (Freepik)
Menurut pakar hubungan dari YourTango, Julia Flood, LCSW, dari New Start Therapy di San Francisco, cinta sejati tercermin dari hal-hal kecil, keputusan-keputusan besar, dan bahkan ketakutan terdalam yang tak terucapkan.
Berikut adalah 6 hal mengejutkan yang kamu lakukan saat benar-benar jatuh cinta berdasarkan pandangan ahli dan dukungan dari studi psikologi modern.
Cinta mendorongmu untuk tampil maksimal. Seperti yang dijelaskan oleh Flood, Saat kita jatuh cinta, kita cenderung menampilkan sisi terbaik dari diri kita. Bahkan perbedaan dengan pasangan cenderung dianggap tidak terlalu penting, atau kita berharap itu akan berubah seiring waktu.
Dengan kata lain, cinta mendorongmu untuk berkembang, bukan hanya demi pasangan, tapi juga untuk dirimu sendiri.
Jatuh cinta itu seperti euforia. Semuanya terasa menyenangkan, bahkan kebiasaan aneh pasangan justru terlihat menggemaskan. Menurut riset, perasaan bahagia ini berasal dari reaksi kimia dalam otak, seperti pelepasan dopamin yang memicu rasa senang dan motivasi.
Inilah sebabnya mengapa dunia terasa lebih cerah, dan hari-hari terasa lebih ringan saat kamu sedang jatuh cinta.
Bukan berarti kamu berbohong, tapi di awal hubungan kamu cenderung menyembunyikan hal-hal kecil yang mungkin bisa merusak momen. Misalnya, kamu menghindari adu argumen kecil demi menjaga keharmonisan.
Hal ini wajar terjadi di fase awal cinta. Tapi seiring waktu, penting untuk mulai membuka diri dan membangun kejujuran yang sehat.
Mencintai seseorang berarti membiarkan dirimu rentan. Kamu takut kehilangan, takut tidak cukup baik, atau takut hubungan ini akan gagal. Julia Flood menyebut ini sebagai fase "disillusionment", ketika kamu mulai melihat sisi asli pasangan yang sebelumnya tertutup oleh euforia.
Namun justru di sinilah ujian cinta sejati dimulai. Rasa takut ini adalah tanda bahwa hubunganmu berarti.
Membuka diri sepenuhnya adalah proses yang menantang. Tapi cinta yang tulus mendorong kamu untuk jujur terhadap diri sendiri dan pasangan. Kamu belajar mencintai dirimu dan dalam proses itu, kamu juga belajar mencintai pasangan dengan cara yang lebih dalam.
Flood mengatakan, kamu hanya bisa benar-benar menghargai pasangan saat kamu sudah melihat semua sisi mereka termasuk sisi yang kurang sempurna.
Banyak pasangan berhenti di tengah jalan karena merasa cinta sudah tidak seperti dulu lagi. Padahal, cinta sejati justru diuji saat hal-hal tidak lagi mudah. Jika perlu pergi ke terapi pasangan untuk memperbaiki hubungan, kamu melakukannya. Karena cinta bukan tentang siapa yang selalu benar, tapi siapa yang tidak menyerah.
Riset menunjukkan bahwa komitmen jangka panjang dan keinginan mempertahankan hubungan adalah indikator kuat dari cinta yang tulus.
Jika kamu melakukan beberapa hal di atas mulai dari berusaha menjadi lebih baik, merasa takut kehilangan, hingga tetap bertahan saat sulit besar kemungkinan kamu sedang mengalami cinta yang sejati. Jangan sia-siakan perasaan ini, banyak orang menghabiskan hidup mereka tanpa pernah tahu rasanya mencintai dan dicintai secara utuh. (Sri Wahyuni)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
