Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Juni 2025 | 17.10 WIB

8 Gerakan Mata yang Mengungkap Isi Pikiran Seseorang Menurut Psikologi, Apa Saja?

Gerakan mata ungkap isi pikiran seseorang menurut psikologi (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana gerakan mata seseorang bisa mencerminkan isi pikiran seseorang? Menurut psikologi, mata bukan hanya jendela jiwa tetapi juga sarana komunikasi nonverbal yang kuat.

Gerakan mata tertentu sering kali menunjukkan proses berpikir seseorang, baik itu mengingat sesuatu, mencari ide, atau bahkan menyembunyikan sesuatu. Dengan memahami pola gerakan ini, kita bisa mendapatkan gambaran tentang isi pikira orang tersebut.

Dilansir dari Geediting.com pada Senin (23/6), diterangkan bahwa terdapat delapan gerakan mata yang dapat mengungkap isi pikiran seseorang menurut psikologi.

1. Gerakan Mata yang Tidak Fokus

Ketika seseorang memiliki pandangan mata yang bergerak-gerak tidak menentu saat berbicara, hal ini bisa mengindikasikan adanya ketidaknyamanan dalam diri mereka. Gerakan mata yang tidak fokus seperti ini seringkali muncul saat seseorang merasa terdesak atau sedang berusaha merangkai kebohongan secara spontan.

Meskipun begitu, penting untuk tidak langsung mengambil kesimpulan hanya dari satu gerakan mata saja, karena perlu mempertimbangkan konteks situasi dan bahasa tubuh lainnya. Gerakan mata yang tidak fokus ini menjadi lebih bermakna jika disertai dengan tanda-tanda nonverbal lainnya yang menunjukkan ketidakjujuran.

2. Kedipan Mata Berkepanjangan

Peningkatan frekuensi kedipan mata yang tidak normal bisa menjadi indikator bahwa seseorang sedang mengalami tekanan atau ketidaknyamanan dalam situasi tertentu. Fenomena ini sering muncul ketika otak sedang bekerja keras memproses informasi atau menghadapi tekanan mental yang cukup berat.

Reaksi ini merupakan respons alami tubuh saat seseorang merasa tertekan atau tidak nyaman dengan topik pembicaraan yang sedang berlangsung. Memahami sinyal ini dapat membantu kita untuk lebih peka dalam menyesuaikan pendekatan komunikasi agar lawan bicara merasa lebih nyaman.

3. Pandangan ke Arah Kiri

Dalam ilmu pemrograman neurolinguistik, ketika seseorang melirik ke arah kiri, ini bisa menandakan bahwa mereka sedang mengakses ingatan atau mengingat kejadian masa lalu. Hal ini terjadi karena bagian otak yang mengendalikan sisi kanan tubuh bertanggung jawab untuk memproses informasi faktual dan memori.

Meski demikian, interpretasi ini tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena bisa dipengaruhi oleh faktor dominasi tangan atau kebiasaan budaya seseorang. Gerakan mata ke kiri ini sebaiknya dilihat sebagai salah satu petunjuk dan bukan penentu tunggal dalam membaca pikiran seseorang.

4. Menghindari Kontak Mata

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore