Kepribadian orang yang baju banyak, tapi hanya memakai satu pakaian menurut Psikologi./ Freepik
JawaPos.com – Lemari penuh dengan berbagai jenis pakaian, tetapi setiap hari tetap memilih baju yang itu-itu saja?
Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar soal kenyamanan atau kebiasaan, melainkan bisa mencerminkan kepribadian seseorang.
Psikologi mengungkap bahwa pola dalam memilih pakaian berkaitan erat dengan faktor emosional, pola pikir, hingga gaya hidup.
Ada yang melakukannya karena alasan praktis, ada pula yang tanpa sadar menunjukkan karakter tertentu melalui kebiasaan ini.
Dilansir dari geediting.com pada Kamis (26/6), diterangkan bahwa terdapat delapan ciri kepribadian orang yang meski mempunyai baju banyak, namun mereka hanya memakai satu pakaian yang terus menerus menurut Psikologi.
Banyak orang memiliki lemari pakaian yang dipenuhi dengan berbagai jenis busana, mulai dari sepatu hak tinggi hingga gaun mewah, namun pada akhirnya mereka selalu kembali memilih pakaian yang nyaman seperti celana training dan kaus longgar.
Kenyamanan menjadi prioritas utama dibandingkan dengan tampilan yang modis atau trendy. Pakaian-pakaian favorit ini sudah terasa pas di badan dan memberikan rasa percaya diri bahwa mereka bisa menjalani aktivitas tanpa gangguan.
Kebiasaan ini menunjukkan bahwa sebagian orang lebih menghargai aspek kenyamanan dalam berbusana dibanding mengikuti tren fashion terkini.
Beberapa orang memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan pakaian tertentu karena momen spesial yang terjadi saat mengenakan busana tersebut. Seperti gaun yang dipakai saat wisuda, kemeja pemberian orang terkasih, atau pakaian yang dikenakan saat mendapat kabar baik, semuanya menyimpan kenangan tersendiri.
Hubungan emosional ini membuat mereka cenderung memilih pakaian yang sama berulang kali meski memiliki banyak pilihan lain di lemari. Bagi mereka, pakaian bukan sekadar kain penutup tubuh, melainkan pengingat akan momen-momen berharga dalam hidup.
Manusia rata-rata membuat sekitar 35.000 keputusan setiap harinya, dan memilih pakaian adalah salah satu keputusan yang harus diambil di pagi hari. Para psikolog menyebut fenomena ini sebagai 'kelelahan dalam mengambil keputusan', di mana kualitas keputusan seseorang menurun setelah terlalu banyak membuat pilihan.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
