
Hujan di Hari Pernikahan. (dok. Freepik)
JawaPos.com - Hujan yang turun saat hari pernikahan tidak selalu pertanda sial. Dalam banyak budaya tradisional, termasuk kepercayaan Jawa melalui Primbon, hujan dianggap sebagai tanda restu, keberkahan, dan kesuburan.
Air hujan melambangkan pemberkahan dari alam dan leluhur, memberikan arti mendalam bagi pasangan yang sedang menautkan janji hidup bersama.
Menurut Primbon.com, air hujan pada saat upacara akad dan resepsi menandakan restu leluhur dan kelimpahan berkah.
Konon hujan membawa aura kesuburan, kesehatan, dan kemakmuran dalam keluarga baru yang dibina.
Pepatah Jawa “benang basah sulit putus” juga digunakan untuk menggambarkan ikatan pernikahan yang semakin kokoh saat diuji hujan.
Secara logika, hujan saat outdoor wedding bisa membawa tantangan seperti gangguan pada dekorasi atau kelembapan, tetapi primbon menekankan aspek spiritualnya.
Percaya tak percaya, arah interpretasi spiritual ini memberi pengantin lebih banyak ketenangan batin, terutama jika mereka memahami makna filosofis di balik hujan tersebut. Berikut makna hujan dalam primbon jawa:
· Tanda restu leluhur
Air hujan diyakini membawa energi leluhur, sebagai sinyal bahwa pasangan mendapat dukungan spiritual.
· Kesuburan dan kelimpahan
Seperti lahan yang disuburkan hujan, air pernikahan diyakini membawa kesuburan fisik dan emosional, serta rezeki bagi keluarga baru.
· Ikatan semakin kuat
Pepatah “benang basah sulit putus” melambangkan kekokohan rumah tangga saat diuji oleh hujan.
· Awal hidup yang suci
Hujan dianggap menyucikan dan membersihkan, memberi pasangan kesempatan memulai kehidupan dengan lembaran baru yang bersih.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
