Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 23.36 WIB

Orang yang Merasa Dirinya Menyenangkan Tapi Ternyata Menyebalkan Biasanya Punya 9 Kebiasaan Ini

Ilustrasi orang yang merasa dirinya menyenangkan. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang merasa dirinya menyenangkan. (Freepik)

JawaPos.Com - Tak sedikit orang yang berjalan di dunia ini dengan keyakinan bahwa mereka adalah pribadi yang menyenangkan, hangat, dan penuh energi positif. 

Mereka percaya bahwa kehadiran mereka selalu dirindukan, candaan mereka lucu, dan obrolan mereka menghidupkan suasana. 

Namun sayangnya, tidak semua orang melihatnya seperti itu. Dalam banyak kasus, orang yang merasa dirinya "asik" justru menjadi sosok yang diam-diam dihindari karena sikapnya yang tak disadari bisa membuat orang lain tidak nyaman.

Fenomena ini sangat umum dalam hubungan sosial. Seseorang bisa merasa bahwa dirinya membawa aura baik, padahal diam-diam teman sekitarnya hanya bersabar, menahan kesal, atau secara perlahan menjaga jarak. 

Ini bukan soal niat buruk, melainkan soal kurangnya kesadaran diri. Mereka tidak sadar bahwa beberapa kebiasaan kecil yang dianggap sepele justru bisa membuat citra diri berbalik arah dari menyenangkan menjadi menyebalkan.

Dilansir dari Geediting, inilah sembilan kebiasaan yang bikin Anda terlihat menyebalkan meski niatnya ingin akrab.

1. Bicara Terus Tanpa Memberi Kesempatan Orang Lain

Terlalu banyak bicara sering disalahartikan sebagai tanda keakraban. Padahal, komunikasi yang sehat adalah tentang keseimbangan antara berbicara dan mendengarkan. 

Orang yang tidak bisa berhenti bicara, sering memotong pembicaraan, dan mengalihkan topik ke dirinya sendiri, akan terasa melelahkan bagi orang lain.

Apa gunanya percakapan jika hanya satu pihak yang merasa penting? 

Kadang diam dan mendengarkan lebih bermakna daripada ribuan kata yang tak diminta.

2. Selalu Menginterupsi dan Tidak Bisa Menunggu Giliran

Bentuk lain dari ketidaksadaran sosial adalah kecenderungan untuk menyela. 

Mereka yang sering menyela biasanya merasa apa yang mereka pikirkan jauh lebih penting dan tak bisa ditunda. Akibatnya, orang lain merasa diremehkan atau tidak dihargai.

Mengizinkan seseorang menyelesaikan kalimatnya adalah bentuk sopan santun yang sederhana, tapi memiliki pengaruh besar dalam menciptakan hubungan sosial yang sehat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore