
Ilustrasi seseorang terbebani pikiran negatif (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pikiran negatif atau biasa dikenal overthinking dijelaskan sebagai suatu kecenderungan seseorang untuk selalu melihat sisi buruk dari suatu kondisi, permasalahan maupun diri sendiri.
Dilansir dari laman Halodoc dan Hellosehat pada Senin (28/7), pikiran negatif dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pengalaman traumatis, tidak percaya diri, pengaruh lingkungan dan penyakit mental.
Cara Mengatasi Pikiran Negatif
Dilansir dari laman Verywellmind, Senin (28/7), pikiran negatif sebenarnya dibutuhkan dalam menjaga kelangsungan hidup. Namun, apabila berpikir negatif secara berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik sehingga menurunkan kualitas hidup seseorang.
Adapun langkah-langkah untuk mengatasi pikiran negatif di antaranya:
1. Menggunakan Kesadaran Penuh untuk Membangun Kesadaran Diri
Kesadaran penuh bertujuan untuk mengubah hubungan seseorang dengan pikirannya. Praktek kesadaran diri ini membantu seseorang menjadi lebih sadar akan pikirannya dan membangun kesadaran diri yang lebih besar. Kesadaran penuh dalam diri dapat pula memfasilitasi kemampuan seseorang untuk menggunakan pikiran secara lebih adaptif dan lebih sedikit pikiran negatif.
2. Identifikasi Pikiran Negatif
Pengamatan dan identifikasi pikiran negatif dalam diri sendiri membantu mengetahui apakah mana sajakah pola pikir yang tidak bermanfaat. Ada banyak jenis pikiran yang mengganggu berkontribusi terhadap pikiran negatif. Identifikasi pikiran negatif dapat membantu mengurangi pikiran negatif yang ada dalam diri sendiri.
3. Mengganti Pikiran Negatif dengan Pikiran yang Lebih Realistis dan Positif
Mengganti cara berpikir yang negatif dapat dilakukan dengan latihan walaupun awalnya sulit. Pikiran positif dan rasional akan muncul secara alami. Johns Hopkins Medicine menyarankan untuk berfokus pada hal-hal positif dengan tujuan membantu melawan pola pikir negatif yang terkait negatif. Rachel Goldman, PHD menyarankan pula untuk tidak mengganti pikiran negatif dengan pikiran yang terlalu positif dan tidak realistis sehingga hal tersebut tidak akan bermanfaat.
4. Berlatih Menerima daripada Mencoba Menghindari atau Menyangkal Pikiran Negatif
Menghindari atau menyangkal pikiran negatif dapat berdampak pada semakin banyak pikiran negatif yang akan muncul. Hal tersebut dikenal sebagai rebounding pikiran.
5. Belajar Menghadapi Kritik
Tujuan belajar menghadapi kritik adalah membantu meningkatkan toleransi seseorang pada tekanan yang mungkin timbul dari situasi yang berpotensi memicu kecemasan dan dapat pula memerangi pikiran negatif yang secara otomatis muncul dari dalam diri.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
