Ilustrasi Instagram./(Dentaire Communication)
JawaPos.com – “Ah, cuma merapikan feed Instagram, ya kan?” Mungkin banyak dari kita berpikir begitu.
Namun dari kebiasaan sepele itu sebenarnya bisa terselip gejala serius alias gangguan obsesif kompulsif tersembunyi.
Kekiniannya tren ‘feed yang rapi’ seolah hanya estetika, padahal bisa jadi alarm dini kecemasan mendalam.
Instagram dan ‘Perang Estetik’
Platform visual seperti Instagram menuntut citra sempurna berupa feed yang serasi, posting yang terkurasi rapi, dan feed grid yang clean.
Banyak pengguna menghabiskan waktu tak sedikit hanya untuk menyelaraskan warna, menghapus posting yang dianggap kurang cocok, atau menata ulang grid demi estetika.
Terlihat wajar? Mungkin saja, terutama jika hanya untuk kesenangan.
Namun studi menunjukkan, orang dengan gejala OCD cenderung memberikan fokus berlebih kepada media sosial, termasuk Instagram.
PMC menyebutkan, mereka lebih terpengaruh dalam hal mood, dan lebih rentan terhadap kecanduan digital dan strategi koping yang tidak sehat.
Saat Rasa ‘Rapi’ Lambat Laun Mengusik
OCD alias gangguan obsesif kompulsif sebenarnya bukan soal kebersihan atau ketertiban yang berlebihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022