Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 04.55 WIB

Kenapa Ada Orang Sulit Mengakui Kesalahan? Ini Penyebab, Dampak, dan Cara Menghadapinya

Mengakui kesalahan bukan tanda lemah, melainkan bukti kedewasaan emosional dan tanggung jawab diri

JawaPos.com – Mengakui kesalahan sering kali terdengar sederhana, namun bagi sebagian orang hal ini menjadi perkara rumit.

Dalam keseharian, kita mungkin pernah bertemu individu yang selalu mencari alasan, membela diri, atau bahkan menyalahkan orang lain meski jelas mereka yang berbuat salah. Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi bisa berkaitan dengan sifat, pola pikir, bahkan kondisi psikologis seseorang.

Psikolog Analisa Widyaningrum dalam salah satu unggahan di TikTok menyebut bahwa kesulitan mengakui kesalahan umumnya berasal dari rasa takut terlihat lemah. “Orang yang terbiasa menjaga citra sempurna akan sulit mengucapkan ‘saya salah’, karena itu dianggap meruntuhkan harga diri,” jelasnya.

Siapa yang biasanya sulit mengakui kesalahan?

Menurut Jiemi Ardian, ada tipe orang dengan kepribadian defensif yang cenderung enggan menerima kritik. Bagi mereka, mengakui kesalahan identik dengan kegagalan. Padahal, kegagalan merupakan bagian normal dari proses belajar.

Sementara itu, Donna Luntungan menekankan bahwa orang yang dibesarkan di lingkungan keras atau penuh tuntutan juga berisiko memiliki sifat ini. “Jika sejak kecil sering dihukum atau dipermalukan ketika salah, seseorang bisa tumbuh menjadi pribadi yang takut mengakui kesalahan karena khawatir akan ditolak,” terangnya.

Apa penyebab orang susah mengakui kesalahan?

Ada beberapa faktor yang membuat orang sulit mengucapkan kata maaf. Putri Than, seorang content creator edukasi psikologi, menyebut faktor ego sebagai alasan utama. “Ego membuat seseorang ingin selalu terlihat benar, bahkan ketika faktanya sebaliknya,” ujarnya.

Selain ego, faktor lain adalah rasa malu dan takut kehilangan kendali. Menurut Koko Healing, individu dengan kontrol diri rendah cenderung mencari pembenaran agar tetap merasa berkuasa dalam situasi tertentu. Inilah yang membuat mereka lebih memilih menyalahkan orang lain ketimbang bertanggung jawab atas tindakannya sendiri.

Bagaimana dampaknya pada hubungan sosial?

Sikap sulit mengakui kesalahan bisa berdampak serius pada hubungan, baik personal maupun profesional. Analisa Widyaningrum menegaskan bahwa hubungan akan mudah retak jika salah satu pihak selalu menolak mengakui kesalahan. “Hubungan sehat membutuhkan kejujuran dan kerendahan hati. Tanpa itu, konflik kecil bisa berkembang menjadi masalah besar,” ungkapnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore