
Ilustrasi tangan seorang nenek yang sedang menjahit pakaian yang sobek, menunjukkan praktik hemat dari masa lalu./Freepik
JawaPos.com - Di era modern, kenyamanan dan kemudahan telah membuat kita melupakan banyak kebiasaan baik.
Banyak tradisi bijak dari masa lalu kini sudah tidak lagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, kita menukar kearifan lama dengan gaya hidup yang lebih boros.
Melansir dari Geediting.com Sabtu (20/9), ada delapan kebiasaan hemat dari tahun 1970-an yang seharusnya kita pelajari lagi.
Menerapkan kebiasaan lama ini bisa membantu mengelola keuangan dan mengurangi pengeluaran. Mari kita lihat delapan tradisi yang terlupakan itu.
1. Memperbaiki dan Menjahit Barang
Generasi 1970-an biasa memperbaiki pakaian dan perkakas rumah tangga yang rusak daripada membuangnya. Mereka memiliki pemikiran bahwa segala sesuatu masih bisa diperbaiki dan digunakan kembali. Ini adalah cara yang cerdas untuk menghemat uang.
2. Merencanakan Makanan dan Memanfaatkan Sisa Masakan
Orang-orang di era tersebut sangat ahli dalam merencanakan menu makanan mingguan mereka. Sisa makanan juga akan diolah kembali menjadi hidangan baru untuk keesokan harinya. Praktik ini memastikan tidak ada makanan yang terbuang sia-sia.
3. Memakai Jemuran Pakaian
Sebelum pengering listrik menjadi umum, jemuran pakaian adalah metode standar untuk mengeringkan pakaian. Menggunakan cara ini sangatlah hemat energi. Ini juga membuat pakaian lebih awet dan lebih harum alami.
4. “Berbelanja” di Lemari Makanan dan Kulkas
Sebelum pergi ke toko, orang-orang akan memeriksa isi dapur terlebih dahulu. Mereka akan menciptakan hidangan dari bahan-bahan yang sudah tersedia. Cara ini efektif sekali untuk menghindari belanja bahan makanan yang tidak diperlukan.
5. Berkebun dan Mengawetkan Makanan
Memiliki kebun sendiri untuk menanam sayuran dan buah-buahan merupakan hal yang umum. Hasil panen yang melimpah kemudian diawetkan dengan cara dikalengkan atau dibekukan. Tradisi ini menghemat biaya pengeluaran untuk membeli bahan makanan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
