Ilustrasi seseorang yang merasa tersakiti meski telah melukai, mencerminkan mentalitas korban ganda dalam dinamika emosional manusia.
JawaPos.com – Dalam dinamika hubungan manusia, sering kali orang yang paling menyakiti kita justru berlagak menjadi korban yang merasa paling tersakiti.
Fenomena ini tidak sekadar paradoks emosional, melainkan berkaitan erat dengan kebutuhan psikologis yang kompleks antara rasa berkuasa dan keinginan diterima.
Banyak individu yang melakukan kesalahan atau menyakiti orang lain, tanpa sadar, tetap menganggap dirinya sebagai korban situasi.
Fenomena ini dikenal sebagai mentalitas korban ganda, di mana seseorang bisa berperan sebagai pelaku dan korban secara bersamaan.
Dilansir dari National Library of Medicine, Senin (20/10), studi oleh Ilanit Simantov-Nachlieli mengungkap bahwa individu yang merasa menjadi korban sekaligus pelaku (duals) memiliki kebutuhan tinggi akan kekuasaan dan penerimaan.
Berikut penjelasan psikologis yang diungkap dari hasil penelitian tersebut, yang menggambarkan bagaimana mentalitas korban ganda terbentuk, memengaruhi perilaku, hingga berdampak pada hubungan sosial:
1. Pelaku yang Juga Korban: Dualitas Emosi yang Rumit
Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan posisi ganda—sebagai pelaku sekaligus korban—tidak sepenuhnya jahat atau baik.
Mereka berperilaku kontradiktif karena berjuang antara rasa bersalah dan keinginan untuk dipahami. Kondisi ini membuat mereka tampak defensif, sulit meminta maaf, dan cenderung menyalahkan keadaan.
2. Kebutuhan untuk Berkuasa Mengalahkan Keinginan Diterima
Dalam banyak kasus, rasa ingin berkuasa lebih dominan daripada kebutuhan untuk diterima.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022