7 Cara Membangun Persahabatan yang Tahan Lama di Usia Dewasa, Menurut Psikologi (Freepik)
JawaPos.com - Kamu pasti pernah mendengar atau bahkan sering mengucapkan kalimat, “Nanti kita ngopi bareng, ya!” Kalimat sederhana ini seolah menjadi simbol keakraban di usia dewasa. Namun, kalau dipikir-pikir lagi, berapa banyak dari kita yang benar-benar menepati ajakan itu dan menjadikannya awal dari sebuah persahabatan baru?
Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, menjalin pertemanan di usia dewasa memang tidak semudah saat kita masih remaja atau kuliah.
Kesibukan pekerjaan, keluarga, dan urusan pribadi sering kali membuat waktu terasa terbatas. Tapi bukan berarti kamu tidak bisa membangun hubungan yang bermakna dan bertahan lama.
Persahabatan sejati justru bisa terbentuk di masa dewasa, asalkan kamu tahu bagaimana cara memupuknya. Berikut tujuh langkah praktis untuk membangun persahabatan yang awet dan berkualitas di usia dewasa.
1. Bersikap Terbuka (Be Open)
Saran untuk “keluar dari zona nyaman” mungkin terdengar klise, tapi tetap relevan. Cobalah hal-hal baru, bergabung dalam komunitas, atau eksplorasi hobi yang selama ini belum sempat kamu coba. Semakin luas lingkungan sosialmu, semakin besar peluang bertemu orang baru.
Namun, bersikap terbuka bukan hanya soal mencoba aktivitas baru, tapi juga membuka diri secara emosional. Jika kamu pernah dikecewakan atau dikhianati, wajar merasa ragu untuk mempercayai orang lain. Tapi jangan biarkan pengalaman masa lalu menutup hatimu.
Belajarlah untuk mengungkapkan perasaan dan kebutuhanmu dengan jujur. Jika seseorang memang ditakdirkan menjadi teman sejati, kamu akan merasa nyaman menjadi dirimu sendiri tanpa rasa takut dihakimi.
2. Prioritaskan Kualitas, Bukan Kuantitas (Quality Over Quantity)
Persahabatan yang baik tidak terbentuk dalam semalam. Membangun hubungan yang bermakna butuh waktu dan ketulusan. Persahabatan sejati bukan tentang seberapa sering kamu hangout atau seberapa banyak teman yang kamu punya, melainkan tentang siapa yang benar-benar hadir saat kamu membutuhkannya.
Hubungan yang berkualitas membuat kamu merasa hidup kembali secara emosional, bukan malah menguras emosi. Teman yang baik akan mendukungmu tanpa rasa iri, tanpa kompetisi, dan tanpa ego.
3. Bersikap Proaktif (Be Proactive)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
