
seseorang yang tidak bahagia dengan kehidupan sendiri./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Di balik senyum yang tampak biasa, unggahan media sosial yang terlihat normal, atau rutinitas harian yang berjalan seperti umumnya, ada banyak perempuan yang sesungguhnya sedang tidak bahagia dengan hidup mereka sendiri.
Bukan karena hidup mereka paling buruk, tetapi karena ada jarak yang semakin lebar antara apa yang mereka jalani dan apa yang sebenarnya mereka inginkan.
Ketidakbahagiaan ini sering kali tidak muncul dalam bentuk tangisan atau keputusasaan yang dramatis.
Justru sebaliknya, ia hadir secara halus, merayap dalam kebiasaan, pola pikir, dan sikap sehari-hari—bahkan tanpa disadari oleh yang bersangkutan.
Seiring waktu, ciri-ciri ini menjadi bagian dari diri, hingga akhirnya memengaruhi hubungan, kesehatan mental, dan cara mereka memandang hidup.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (17/12), terdapat enam ciri yang kerap muncul pada perempuan yang sangat tidak bahagia dengan kehidupan mereka sendiri, meski sering kali mereka menyangkalnya.
1. Terus-Menerus Membandingkan Diri dengan Perempuan Lain
Perempuan yang tidak bahagia biasanya memiliki kebiasaan membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain—entah itu teman, saudara, rekan kerja, atau figur di media sosial. Mereka melihat pencapaian orang lain sebagai cermin kegagalan diri sendiri.
Tanpa sadar, kebiasaan ini menggerogoti rasa syukur dan kepercayaan diri. Apa pun yang mereka capai terasa kurang, karena selalu ada orang lain yang tampak lebih berhasil, lebih bahagia, lebih dicintai.
Padahal, perbandingan ini jarang adil; yang dibandingkan adalah kehidupan nyata dengan potongan terbaik hidup orang lain.
2. Sulit Merasa Puas Meski Tujuan Tercapai
Ketika satu target tercapai, seharusnya ada rasa lega atau bangga. Namun bagi perempuan yang tidak bahagia, kepuasan itu hanya singgah sebentar—atau bahkan tidak muncul sama sekali.
Pikiran mereka langsung melompat ke target berikutnya, dengan nada batin yang keras: “Harusnya bisa lebih.”
Akibatnya, hidup terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir. Mereka terus bergerak, terus mengejar, tetapi tidak pernah benar-benar menikmati perjalanan.
Bukan karena mereka malas bersyukur, melainkan karena mereka sendiri tidak tahu kapan harus berhenti dan mengakui bahwa dirinya sudah cukup.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
