
seseorang yang sering diperintah banyak orang./Freepik/DC Studio
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai orang yang tampaknya selalu “kebagian tugas.” Diminta tolong terus-menerus, disuruh ini-itu, bahkan kadang diperintah tanpa diminta pendapatnya.
Menariknya, banyak dari mereka bukan karena lemah secara kemampuan, melainkan karena pola perilaku tertentu yang secara tidak sadar mereka tampilkan.
Psikologi sosial menjelaskan bahwa cara seseorang bersikap, berbicara, dan merespons lingkungan sangat memengaruhi bagaimana orang lain memperlakukannya.
Orang yang sering diperintah bukan selalu korban keadaan, tetapi sering kali tanpa sadar mengirim sinyal bahwa mereka “siap disuruh.”
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/12), terdapat sembilan perilaku yang menurut psikologi kerap muncul pada orang yang sering diperintah oleh semua orang, tanpa mereka sadari.
1. Sulit Mengatakan “Tidak” Meski Hatinya Menolak
Salah satu ciri paling kuat adalah ketidakmampuan menolak permintaan. Mereka merasa bersalah jika berkata “tidak,” takut dianggap egois, tidak enakan, atau khawatir mengecewakan orang lain.
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan people-pleasing behavior, yaitu dorongan berlebihan untuk menyenangkan orang lain demi diterima. Sayangnya, semakin sering seseorang mengorbankan diri, semakin orang lain terbiasa memerintahnya.
2. Terlalu Cepat Mengiyakan Tanpa Mempertimbangkan Diri Sendiri
Orang yang sering diperintah biasanya langsung menjawab “iya” bahkan sebelum memahami konsekuensinya. Mereka jarang bertanya, “Apakah aku sanggup?” atau “Apakah ini tugasku?”
Kebiasaan ini memberi pesan bawah sadar kepada orang lain bahwa waktu, tenaga, dan batasannya selalu tersedia, sehingga permintaan pun terus berdatangan.
3. Takut Konflik dan Menghindari Ketegangan
Dalam psikologi, menghindari konflik bukan selalu tanda kedewasaan. Pada beberapa orang, ini justru tanda ketakutan kehilangan penerimaan sosial.
Orang yang takut konflik cenderung menuruti perintah agar situasi tetap “damai,” meskipun dirinya merasa tertekan. Ironisnya, sikap ini justru membuat orang lain semakin berani memerintah.
4. Nada Bicara yang Terlalu Lembut dan Ragu-Ragu
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022