
Ilustrasi seseorang yang jarang posting di media sosial (Geediting)
JawaPos.com - Pernah memperhatikan teman yang hampir tidak pernah mengunggah apa pun di media sosial, tapi selalu menjadi orang pertama yang melihat story Anda?
Mereka seolah selalu tahu apa yang terjadi dalam hidup orang lain, meski nyaris tidak pernah membagikan kehidupan pribadinya sendiri.
Fenomena ini ternyata bukan kebetulan. Seperti dikutip dari rezeki dan hoki, Minggu (11/01), berikut delapan ciri yang biasanya dimiliki para “silent scroller” ini.
Mereka cenderung mengamati dan memikirkan alasan di balik setiap unggahan orang lain. Bukan sekadar melihat foto, tetapi juga mencoba memahami makna dan motivasinya.
Sifat ini membuat mereka lebih reflektif, sadar diri, dan sering berpikir lebih dalam sebelum bertindak.
Bagi mereka, rasa puas tidak datang dari like atau komentar. Harga diri dibangun dari dalam, bukan dari pengakuan orang lain di dunia maya.
Mereka percaya bahwa tidak semua momen harus diumbar, karena sebagian kenangan justru lebih bermakna saat disimpan secara pribadi.
Ironisnya, orang yang jarang posting sering kali lebih sadar diri. Mereka terlalu memikirkan bagaimana orang lain akan menilai unggahannya, sehingga memilih untuk tidak memposting sama sekali.
Kesadaran ini membuat mereka lebih sensitif, empatik, dan hati-hati dalam berinteraksi di dunia nyata.
Saat hanya mengonsumsi konten tanpa membagikan sisi diri sendiri, mereka lebih mudah terjebak dalam perbandingan. Hidup orang lain terlihat lebih bahagia, lebih sukses, dan lebih menarik.
Padahal yang terlihat hanyalah potongan terbaik dari kehidupan orang lain, bukan gambaran utuhnya.
Banyak dari mereka merasa hidupnya tidak cukup menarik, tidak cukup kreatif, atau tidak cukup layak dibagikan. Ini mencerminkan keraguan diri yang lebih luas, bukan hanya di media sosial, tetapi juga dalam kehidupan nyata.
Padahal sering kali, justru mereka memiliki perspektif dan cerita yang paling berharga.
Mereka menggunakan media sosial sebagai alat belajar, bukan panggung pamer. Mereka mengikuti akun yang menginspirasi, menyimpan postingan penting, dan menyerap banyak wawasan.
Tanpa disadari, mereka sering menjadi “ahli diam-diam” dalam banyak topik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
