
seseorang yang berhenti bersikap negatif./Freepik/user15503477
JawaPos.com - Pernah merasa seperti apa pun yang terjadi, pikiran Anda selalu condong ke sisi yang gelap?
Sedikit kesalahan terasa seperti bencana. Komentar kecil terdengar seperti serangan. Hari yang biasa saja pun terasa melelahkan secara emosional.
Bersikap negatif terus-menerus bukan berarti Anda orang yang buruk — sering kali itu hanyalah pola mental yang terbentuk perlahan karena kebiasaan, pengalaman masa lalu, dan cara kita menafsirkan dunia.
Kabar baiknya, psikologi menunjukkan bahwa pola ini bisa diubah. Kuncinya bukan langsung “jadi orang positif”, tapi berhenti memelihara perilaku-perilaku kecil yang diam-diam memperkuat sudut pandang negatif.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (24/1), jika Anda ingin hidup terasa lebih ringan dan pikiran tidak terus-menerus terasa berat, mulailah dengan menghilangkan 8 perilaku ini.
1. Terlalu Sering Mengeluh Tanpa Mencari Solusi
Mengeluh itu manusiawi. Tapi ketika mengeluh menjadi respons otomatis untuk hampir semua hal, otak Anda mulai terlatih untuk hanya fokus pada apa yang salah.
Dalam psikologi kognitif, perhatian adalah seperti sorotan lampu. Apa yang sering Anda soroti akan terasa lebih besar dari kenyataannya. Jika setiap hari Anda mengulang keluhan yang sama tanpa tindakan, Anda sedang memperkuat jalur pikiran negatif di otak.
Bukan berarti Anda harus memendam perasaan. Bedanya ada di langkah setelahnya:
Apakah Anda hanya mengulang keluhan, atau mulai bertanya, “Oke, apa yang bisa saya lakukan sedikit saja untuk memperbaiki ini?”
2. Mengasumsikan Niat Buruk dari Orang Lain
Orang tidak membalas chat? Anda langsung berpikir mereka marah.
Teman terlihat dingin? Anda merasa dibenci.
Ini disebut negative interpretation bias — kecenderungan menafsirkan situasi ambigu dengan makna negatif. Padahal, sering kali orang lain hanya sibuk, lelah, atau sedang menghadapi urusan pribadi.
Kebiasaan ini melelahkan karena Anda hidup dalam dunia yang terasa penuh ancaman sosial. Perlahan, Anda jadi defensif, mudah tersinggung, dan sulit percaya.
Belajar memberi “manfaat keraguan” pada orang lain bukan berarti naif — itu cara menjaga kesehatan mental Anda sendiri.
3. Terus Membandingkan Diri Secara Tidak Sehat

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
