
seseorang yang duduk tanpa meraih ponsel./Freepik/freepik
JawaPos.com - Coba perhatikan situasi sederhana ini: Anda sedang menunggu—di halte, di ruang tunggu dokter, atau bahkan saat sendirian di rumah.
Banyak orang secara refleks langsung meraih ponsel mereka, menggulir layar tanpa tujuan jelas.
Namun, ada juga segelintir orang yang mampu duduk diam, menatap sekitar, melamun, atau sekadar menikmati keheningan tanpa merasa gelisah.
Di era digital yang serba cepat dan penuh notifikasi, kemampuan untuk tidak terus-menerus memeriksa ponsel bukan sekadar kebiasaan aneh.
Menurut psikologi, perilaku ini justru sering kali mencerminkan kualitas mental dan emosional tertentu yang cukup kuat.
Dilansir dari Geediting pada Senin (26/1), terdapat sembilan kualitas yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang bisa duduk diam tanpa merasa perlu meraih ponsel mereka.
1. Kesadaran Diri yang Tinggi (Self-Awareness)
Orang yang nyaman tanpa ponsel biasanya memiliki kesadaran diri yang baik. Mereka peka terhadap pikiran, emosi, dan sensasi tubuh mereka sendiri. Keheningan tidak membuat mereka panik, karena mereka terbiasa “berada” bersama diri sendiri.
Dalam psikologi, kesadaran diri ini berkaitan erat dengan kemampuan refleksi. Alih-alih melarikan diri dari pikiran melalui distraksi digital, mereka mampu mengamati apa yang terjadi di dalam diri mereka—tanpa penilaian berlebihan.
2. Toleransi Tinggi terhadap Kebosanan
Bagi banyak orang, kebosanan terasa mengancam. Ponsel menjadi alat pelarian instan. Namun, orang yang bisa duduk diam tanpa ponsel memiliki toleransi kebosanan yang lebih tinggi.
Psikologi melihat kebosanan bukan sebagai musuh, melainkan ruang kosong yang subur bagi kreativitas dan pemikiran mendalam. Orang-orang ini tidak tergesa-gesa “mengisi” setiap jeda, karena mereka tahu kebosanan bersifat sementara dan tidak berbahaya.
3. Regulasi Emosi yang Baik
Sering kali, kita meraih ponsel bukan karena bosan, tetapi untuk menghindari emosi tidak nyaman: cemas, kesepian, atau gelisah. Orang yang mampu duduk diam tanpa ponsel umumnya memiliki kemampuan regulasi emosi yang lebih matang.
Mereka tidak langsung menenangkan diri dengan dopamin instan dari media sosial atau pesan singkat. Sebaliknya, mereka membiarkan emosi hadir, mengenalinya, dan membiarkannya berlalu secara alami.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
