
Ilustrasi seseorang yang sering menjauh saat menghadapi konflik. (Freepik)
JawaPos.com - Kamu merasa sedang mencoba mengungkapkan perasaan frustrasi kepada seseorang?
Namun alih-alih merespons, mereka justru diam, menghindari kontak mata, atau bahkan menghilang.
Menurut psikologi, sikap ini sering disebut sebagai shutting down. Meskipun bagimu ini terasa seperti pengabaian, sebenarnya ada mekanisme psikologis yang jauh lebih kompleks di baliknya.
Melansir dari YourTango, berikut ini beberapa alasan kenapa seseorang menutup diri saat menghadapi kemarahan atau teriakan.
1. Merasakan Beban Emosional yang Berlebihan
Saat menghadapi kemarahan, keadaan emosional bisa menjadi sangat kuat sehingga otak yang lebih berperan mengedepankan logika akan berhenti berfungsi sementara.
Orang tersebut merasa menanggung beban emosi yang berlebihan dan tidak lagi mampu memproses kata-kata atau memberikan argumen yang masuk akal.
2. Takut Memicu Konflik yang Lebih Panjang
Banyak orang yang memilih diam demi menjaga situasi agar tidak terjadi konflik yang lebih buruk.
Mereka mungkin berpikir jika memberikan respon saat kamu marah justru akan memperburuk hubungan.
3. Trauma di Masa Lalu
Seseorang yang tumbuh di lingkungan yang penuh teriakan dan sering menghadapi kemarahan cenderung bersikap menutup diri.
Hal ini dilakukan untuk bisa bertahan menghadapi hukuman dan sikap tidak dipedulikan saat masa lalu, kemudian membentuk kepribadiannya saat dewasa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
