
Ilustrasi seseorang yang sering menjauh saat menghadapi konflik. (Freepik)
JawaPos.com - Kamu merasa sedang mencoba mengungkapkan perasaan frustrasi kepada seseorang?
Namun alih-alih merespons, mereka justru diam, menghindari kontak mata, atau bahkan menghilang.
Menurut psikologi, sikap ini sering disebut sebagai shutting down. Meskipun bagimu ini terasa seperti pengabaian, sebenarnya ada mekanisme psikologis yang jauh lebih kompleks di baliknya.
Melansir dari YourTango, berikut ini beberapa alasan kenapa seseorang menutup diri saat menghadapi kemarahan atau teriakan.
1. Merasakan Beban Emosional yang Berlebihan
Saat menghadapi kemarahan, keadaan emosional bisa menjadi sangat kuat sehingga otak yang lebih berperan mengedepankan logika akan berhenti berfungsi sementara.
Orang tersebut merasa menanggung beban emosi yang berlebihan dan tidak lagi mampu memproses kata-kata atau memberikan argumen yang masuk akal.
2. Takut Memicu Konflik yang Lebih Panjang
Banyak orang yang memilih diam demi menjaga situasi agar tidak terjadi konflik yang lebih buruk.
Mereka mungkin berpikir jika memberikan respon saat kamu marah justru akan memperburuk hubungan.
3. Trauma di Masa Lalu
Seseorang yang tumbuh di lingkungan yang penuh teriakan dan sering menghadapi kemarahan cenderung bersikap menutup diri.
Hal ini dilakukan untuk bisa bertahan menghadapi hukuman dan sikap tidak dipedulikan saat masa lalu, kemudian membentuk kepribadiannya saat dewasa.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
