
Ilustrasi seseorang yang berduka atas kehilangan hewan peliharaan / Freepik
JawaPos.com - Kehilangan hewan peliharaan sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang. Kalimat seperti “kan cuma hewan” atau “nanti juga bisa pelihara lagi” sering terdengar ketika seseorang sedang berduka atas kepergian hewan kesayangannya.
Namun bagi banyak orang, hewan peliharaan bukan sekadar hewan. Mereka adalah teman hidup, anggota keluarga, bahkan sumber dukungan emosional yang setia.
Dalam dunia psikologi, hubungan manusia dengan hewan dikenal sebagai human–animal bond, yaitu keterikatan emosional yang kuat antara manusia dan hewan. Ikatan ini bisa sangat dalam, sehingga ketika hewan peliharaan meninggal, rasa kehilangan yang muncul dapat menyerupai kehilangan anggota keluarga.
Menariknya, penelitian psikologi menunjukkan bahwa orang yang benar-benar berduka atas kehilangan hewan peliharaan biasanya memiliki beberapa ciri kepribadian tertentu. Ciri-ciri ini bukan tanda kelemahan emosional, justru sering kali berkaitan dengan empati, kedalaman emosi, dan kemampuan menjalin hubungan yang bermakna.
Dilansir dari Silicon Canals pada MInggu (8/3), terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang sangat berduka ketika kehilangan hewan peliharaan.
1. Memiliki Empati yang Tinggi
Ciri paling umum adalah tingkat empati yang tinggi.
Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan makhluk lain. Orang yang sangat berempati tidak hanya peka terhadap emosi manusia, tetapi juga terhadap hewan.
Mereka bisa memahami bahasa non-verbal hewan—seperti ekspresi mata, gerakan tubuh, atau perubahan perilaku. Karena itulah mereka membangun hubungan emosional yang lebih dalam dengan hewan peliharaan mereka.
Ketika hewan tersebut meninggal, mereka tidak hanya kehilangan hewan, tetapi juga kehilangan hubungan emosional yang selama ini mereka rasakan.
2. Memiliki Ikatan Emosional yang Kuat
Beberapa orang mudah menjalin hubungan yang dalam dengan makhluk hidup di sekitarnya.
Dalam psikologi hubungan, orang dengan kecenderungan ini biasanya menghargai kedekatan emosional dan kesetiaan. Hewan peliharaan sering kali memberikan bentuk hubungan yang sangat tulus—tanpa penilaian, tanpa tuntutan sosial, dan penuh penerimaan.
Karena hubungan ini terasa murni dan aman, ikatan emosional yang terbentuk bisa menjadi sangat kuat.
Saat hubungan tersebut berakhir, wajar jika rasa kehilangan terasa sangat nyata.
3. Sensitif Secara Emosional
Orang yang sangat berduka atas kehilangan hewan peliharaan sering memiliki sensitivitas emosional yang tinggi.
Sensitivitas ini berarti mereka merasakan emosi dengan lebih dalam, baik emosi bahagia maupun kesedihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
