Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Maret 2026 | 21.31 WIB

Orang yang Benar-Benar Bahagia Setelah Usia 60 Tahun Tidak Tiba-Tiba Memperbaiki Hidup, Mereka Memiliki 7 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

seseorang yang bahagia di usia 60 tahun. (Freepik/pressfoto) - Image

seseorang yang bahagia di usia 60 tahun. (Freepik/pressfoto)

JawaPos.com - Banyak orang membayangkan bahwa kebahagiaan di usia lanjut datang secara tiba-tiba. Seolah-olah setelah pensiun, setelah anak-anak mandiri, atau setelah tanggung jawab berkurang, hidup otomatis menjadi lebih damai dan membahagiakan.

Namun psikologi menunjukkan sesuatu yang berbeda. Orang-orang yang benar-benar merasa puas dan bahagia setelah usia 60 tahun biasanya tidak mengubah hidup mereka secara drastis di usia tua. Mereka juga tidak “memperbaiki semuanya” secara mendadak. Sebaliknya, mereka telah membangun kebiasaan mental dan emosional tertentu selama bertahun-tahun.

Kebiasaan-kebiasaan kecil inilah yang perlahan membentuk hidup yang lebih tenang, bermakna, dan penuh rasa syukur di masa tua.

Dilansir dari Silicon Canals, terdapat 7 kebiasaan yang hampir selalu dimiliki oleh orang yang tetap bahagia setelah usia 60 tahun menurut psikologi.

1. Mereka Memelihara Hubungan yang Bermakna

Penelitian psikologi selama puluhan tahun menunjukkan satu hal yang konsisten: hubungan yang baik adalah prediktor terbesar kebahagiaan jangka panjang.

Orang yang bahagia di usia lanjut biasanya tidak memiliki ribuan teman. Sebaliknya, mereka memiliki beberapa hubungan yang benar-benar dekat dan penuh makna.

Mereka:

rutin menjaga komunikasi dengan keluarga

memiliki teman yang bisa diajak berbagi cerita

tidak membiarkan konflik kecil merusak hubungan besar

Psikologi sosial menyebut bahwa kualitas hubungan jauh lebih penting daripada jumlahnya.

Ketika seseorang memiliki orang-orang yang bisa mereka andalkan secara emosional, mereka cenderung merasa lebih aman, lebih tenang, dan lebih puas dengan hidupnya.

2. Mereka Tidak Terjebak Dalam Penyesalan Masa Lalu

Salah satu perbedaan besar antara orang yang bahagia dan yang tidak bahagia di usia tua adalah cara mereka memandang masa lalu.

Orang yang bahagia tidak selalu memiliki masa lalu yang sempurna. Banyak dari mereka juga pernah mengalami kegagalan, kehilangan, bahkan kesalahan besar.

Namun mereka memiliki satu kemampuan psikologis penting: menerima masa lalu tanpa terus menyalahkan diri sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore