
seseorang yang bahagia di usia 60 tahun. (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Banyak orang membayangkan bahwa kebahagiaan di usia lanjut datang secara tiba-tiba. Seolah-olah setelah pensiun, setelah anak-anak mandiri, atau setelah tanggung jawab berkurang, hidup otomatis menjadi lebih damai dan membahagiakan.
Namun psikologi menunjukkan sesuatu yang berbeda. Orang-orang yang benar-benar merasa puas dan bahagia setelah usia 60 tahun biasanya tidak mengubah hidup mereka secara drastis di usia tua. Mereka juga tidak “memperbaiki semuanya” secara mendadak. Sebaliknya, mereka telah membangun kebiasaan mental dan emosional tertentu selama bertahun-tahun.
Kebiasaan-kebiasaan kecil inilah yang perlahan membentuk hidup yang lebih tenang, bermakna, dan penuh rasa syukur di masa tua.
Dilansir dari Silicon Canals, terdapat 7 kebiasaan yang hampir selalu dimiliki oleh orang yang tetap bahagia setelah usia 60 tahun menurut psikologi.
1. Mereka Memelihara Hubungan yang Bermakna
Penelitian psikologi selama puluhan tahun menunjukkan satu hal yang konsisten: hubungan yang baik adalah prediktor terbesar kebahagiaan jangka panjang.
Orang yang bahagia di usia lanjut biasanya tidak memiliki ribuan teman. Sebaliknya, mereka memiliki beberapa hubungan yang benar-benar dekat dan penuh makna.
Mereka:
rutin menjaga komunikasi dengan keluarga
memiliki teman yang bisa diajak berbagi cerita
tidak membiarkan konflik kecil merusak hubungan besar
Psikologi sosial menyebut bahwa kualitas hubungan jauh lebih penting daripada jumlahnya.
Ketika seseorang memiliki orang-orang yang bisa mereka andalkan secara emosional, mereka cenderung merasa lebih aman, lebih tenang, dan lebih puas dengan hidupnya.
2. Mereka Tidak Terjebak Dalam Penyesalan Masa Lalu
Salah satu perbedaan besar antara orang yang bahagia dan yang tidak bahagia di usia tua adalah cara mereka memandang masa lalu.
Orang yang bahagia tidak selalu memiliki masa lalu yang sempurna. Banyak dari mereka juga pernah mengalami kegagalan, kehilangan, bahkan kesalahan besar.
Namun mereka memiliki satu kemampuan psikologis penting: menerima masa lalu tanpa terus menyalahkan diri sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
