Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Maret 2026 | 21.25 WIB

Orang yang Tetap Bertahan dalam Hubungan yang Sama Selama 40 Tahun Biasanya Memiliki 7 Kapasitas Emosional Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tetap bertahan dalam hubungan selama 40 tahun (Freepik/tirachardz) - Image

seseorang yang tetap bertahan dalam hubungan selama 40 tahun (Freepik/tirachardz)

JawaPos.com - Di era modern, mempertahankan hubungan jangka panjang bukanlah hal yang mudah. Banyak pasangan menghadapi berbagai tantangan: perubahan kehidupan, tekanan ekonomi, perbedaan nilai, hingga perubahan kepribadian seiring bertambahnya usia. Karena itu, pasangan yang mampu mempertahankan hubungan selama 40 tahun atau lebih sering kali bukan sekadar beruntung—mereka memiliki kapasitas emosional yang kuat.

Dalam psikologi hubungan, keberlangsungan hubungan jangka panjang sangat berkaitan dengan kematangan emosional, kemampuan regulasi diri, serta keterampilan interpersonal. Para peneliti dalam bidang Relationship Psychology dan Emotional Intelligence menemukan bahwa pasangan yang bertahan puluhan tahun biasanya menunjukkan pola kemampuan emosional tertentu.

Dilansir dari Silicon Canals, terdapat tujuh kapasitas emosional yang sering dimiliki oleh orang yang mampu mempertahankan hubungan hingga puluhan tahun.

1. Kemampuan Mengelola Konflik dengan Dewasa

Tidak ada hubungan yang bebas dari konflik. Bahkan pasangan yang sangat harmonis pun tetap mengalami perbedaan pendapat.

Yang membedakan pasangan yang bertahan lama adalah cara mereka menghadapi konflik, bukan seberapa sering konflik itu terjadi.

Menurut penelitian dari psikolog hubungan terkenal John Gottman, pasangan yang berhasil mempertahankan hubungan jangka panjang memiliki kemampuan untuk:

mendengarkan tanpa menyerang

menyampaikan keluhan tanpa merendahkan pasangan

mencari solusi, bukan memenangkan perdebatan

Mereka memahami bahwa konflik adalah bagian normal dari hubungan dan tidak menjadikannya sebagai ancaman terhadap hubungan itu sendiri.

2. Regulasi Emosi yang Baik

Pasangan yang bertahan lama cenderung mampu mengatur emosi mereka sendiri, terutama ketika menghadapi situasi yang memicu kemarahan atau frustrasi.

Ini berkaitan erat dengan konsep Emotional Intelligence, yang dipopulerkan oleh psikolog Daniel Goleman.

Orang dengan regulasi emosi yang baik mampu:

menahan reaksi impulsif

tidak langsung meledak ketika marah

menenangkan diri sebelum berbicara

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore