
Ilustrasi hidup lebih tenang dan bahagia (freepik/jcomp)
JawaPos.com - Sepanjang hidupnya, penulis The Considered Man, Lachlan Brown pernah percaya bahwa kebahagiaan hanya bisa dicapai jika ia melakukan segalanya dengan sempurna.
Ia berusaha mengatakan hal yang tepat, mengambil keputusan terbaik, dan memastikan dirinya disukai serta dihormati oleh orang lain.
Namun tanpa disadari, kebiasaan untuk terus mengontrol hidup—termasuk bagaimana orang lain memandang dirinya—justru perlahan menguras kebahagiaan itu sendiri.
Baru setelah mempelajari psikologi, mendalami mindfulness, dan melalui berbagai kesalahan hidup, Lachlan menyadari satu hal penting: kebahagiaan sering kali muncul saat seseorang berhenti terlalu peduli.
Bukan berarti menjadi acuh tak acuh atau egois, melainkan belajar memilah mana yang layak dipikirkan dan mana yang sebaiknya dilepaskan. Dari situlah lahir konsep “seni tidak peduli” yang membebaskan pikiran tanpa mengeraskan hati.
Dilansir dari The Considered Man, berikut ini adalah delapan cara sederhana yang bisa membantu siapa pun mempraktikkan seni tersebut dan menjalani hidup yang lebih bahagia.
1. Berhenti Berusaha Disukai Semua Orang
Salah satu sumber kelelahan emosional terbesar adalah keinginan untuk diterima oleh semua orang.
Lachlan Brown memahami bahwa semakin seseorang mencoba menyenangkan semua pihak, semakin besar pula tekanan batin yang dirasakan.
Dalam psikologi, sikap people-pleasing sering dikaitkan dengan kecemasan, stres, bahkan rasa dendam yang terpendam. Ketika harga diri bergantung pada validasi orang lain, pikiran tidak pernah benar-benar tenang.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
