
Ilustrasi orang yang kelelahan karena bekerja. (Freepik)
JawaPos.com – Kelelahan mental dan rasa frustasi karena pekerjaan seringkali dianggap wajar di era sekarang.
Banyak orang mengalami hal ini namun mereka secara tidak sadar mengabaikan karena merasa itu adalah bagian dari produktivitas.
Ini karena budaya kerja yang menuntut seseorang untuk selalu produktif membuat banyak orang merasa harus terus bekerja tanpa henti.
Menariknya, banyak orang yang berhasil pulih dari burnout tidak selalu mengambil liburan panjang atau mengganti pekerjaan.
Sebaliknya, mereka hanya menghentikan beberapa kebiasaan yang selama ini dianggap sebagai tanda produktivitas.
Faktanya, kebiasaan yang dianggap produktif justru membuat energi mental terkuras dan menurunkan kualitas kerja.
Dilansir dari Silicon Canals, terdapat enam kebiasaan produktif yang justru secara perlahan dapat menyebabkan kelelahan mental dan rasa frustasi.
1. Melakukan Banyak Pekerjaan Sekaligus
Banyak orang percaya bahwa multitasking membuat pekerjaan selesai lebih cepat dan bentuk produktivitas sejati.
Namun kenyataannya, otak manusia tidak dirancang untuk fokus pada beberapa tugas kompleks secara bersamaan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
