
Ilustrasi Melamun Akibat Stres / unsplash
JawaPos.com - Disosiasi sering kali disalahartikan sebagai sekadar “melamun biasa”. Padahal, dalam psikologi, disosiasi adalah mekanisme pertahanan diri ketika seseorang secara tidak sadar melepaskan diri dari realitas untuk menghindari rasa sakit emosional atau fisik yang terlalu berat.
Kondisi ini bisa muncul saat seseorang mengalami stres ekstrem, trauma, atau tekanan emosional yang kuat. Akibatnya, seseorang bisa merasa seperti “tidak berada di dalam tubuhnya”, kehilangan fokus, bahkan kehilangan kesadaran waktu.
Kabar baiknya, bersumber dari yourtango.com ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu Anda kembali ke kondisi sadar dan menghentikan disosiasi tersebut.
1. Memberikan pelukan satu tangan pada diri sendiri
Teknik ini terlihat sederhana, tetapi sangat efektif untuk memberikan rasa aman pada tubuh.
Disosiasi sering terbentuk sejak lama sebagai respons terhadap trauma, di mana seseorang “mematikan” perasaan agar tidak merasakan sakit. Dengan memeluk diri sendiri (misalnya menyilangkan tangan dan menyentuh bahu), Anda mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda aman saat ini.
Cara ini membantu Anda “kembali” ke tubuh dan mengurangi perasaan terlepas dari realitas.
2. Mengucapkan kata menenangkan dengan dua suku kata
Menggunakan kata sederhana seperti “tenang”, “aman”, atau bahkan kata netral seperti “apel” dapat membantu mengalihkan pikiran dari kondisi stres.
Saat Anda mengulang kata tersebut dalam pikiran (atau secara pelan dengan suara), otak akan memiliki fokus baru. Ini membantu menghentikan pikiran yang “melayang” dan mengembalikan kesadaran ke saat ini.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
