Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 01.25 WIB

Terjadi Saat Overthinking, Berikut 4 Pola Pikir Destruktif yang Sering Terjadi Menurut Psikologi

Ilustrasi overthinking. (freepik) - Image

Ilustrasi overthinking. (freepik)

JawaPos.com — Overthinking adalah kondisi ketika pikiran terus berputar tanpa henti, membuat kita membayangkan skenario terburuk atau menyesali masa lalu berulang kali. 

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa cemas, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan mental.

Dilansir dari Verywell Mind pada November 2023, Salah satu hal yang membuat overthinking semakin melelahkan adalah adanya pola pikir destruktif

Pola pikir ini sering kali membuat seseorang sulit berpikir jernih dan terjebak dalam lingkaran kekhawatiran yang tidak ada ujungnya. 

Penasaran apa saja bentuk pola pikir yang destruktif? Berikut beberapa jenis pola pikir destruktif yang umum terjadi saat overthinking, serta cara mengenalinya.

1. Catastrophizing

Overthinking sering terjadi dan terpikirkan di dalam kepala. Saat pikiran-pikiran ini berputar di dalam kepala, otak kita tidak bisa memikirkan masalah secara rasional. 

Catastrophizing – sama seperti judulnya – membuat suatu masalah seperti halnya akhir dari segalanya. 

Ketika kepala tidak bisa memikirkan masalah dengan rasional, masalah terlihat lebih besar dari seharusnya. 

Hal ini membuat seseorang kesulitan dalam mencari solusi dari masalah yang dipikirkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore