Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 16.12 WIB

Jika Anda Menikmati 7 Aktivitas Ini, Selera Anda Jauh Lebih Baik daripada Orang Kebanyakan Menurut Psikologi

seseorang yang memiliki selera yang lebih baik dari kebanyakan orang./Freepik/user18989612 - Image

seseorang yang memiliki selera yang lebih baik dari kebanyakan orang./Freepik/user18989612

JawaPos.com - Selera sering kali dianggap sebagai sesuatu yang subjektif—tentang apa yang kita suka, nikmati, dan pilih dalam hidup.

Namun, dalam psikologi, selera bukan sekadar preferensi acak. Ia sering mencerminkan kedalaman berpikir, sensitivitas emosional, serta keterbukaan terhadap pengalaman baru.

Menariknya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang dengan “selera tinggi” cenderung memiliki pola perilaku tertentu. Mereka tidak hanya menikmati hal-hal yang umum, tetapi juga aktivitas yang merangsang pikiran, memperkaya emosi, dan memperluas perspektif.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (14/4), jika Anda merasa terhubung dengan beberapa aktivitas berikut, bisa jadi selera Anda memang berada di atas rata-rata.

1. Menikmati Kesendirian yang Berkualitas

Banyak orang menghindari kesendirian karena merasa bosan atau tidak nyaman. Namun, secara psikologis, kemampuan untuk menikmati waktu sendiri adalah tanda kedewasaan emosional dan kecerdasan reflektif.

Orang dengan selera tinggi biasanya:

Tidak bergantung pada stimulasi eksternal terus-menerus
Nyaman dengan pikiran mereka sendiri
Menggunakan waktu sendiri untuk refleksi, membaca, atau berkarya

Kesendirian bagi mereka bukan kekosongan, melainkan ruang untuk berkembang.

2. Menyukai Diskusi Mendalam, Bukan Sekadar Obrolan Ringan

Jika Anda lebih tertarik membahas makna hidup, ide besar, atau perspektif unik dibanding gosip atau basa-basi, itu tanda kuat selera intelektual yang tinggi.

Psikologi mengaitkan ini dengan:

Openness to experience (keterbukaan terhadap pengalaman)
Rasa ingin tahu yang tinggi
Kemampuan berpikir abstrak

Orang seperti ini cenderung mencari percakapan yang memberi makna, bukan sekadar hiburan sesaat.

3. Menghargai Seni, Musik, atau Sastra Secara Mendalam

Bukan sekadar “suka”, tetapi benar-benar merasakan dan merenungkan karya seni—itulah ciri khas selera yang lebih halus.

Misalnya:

Mendengarkan musik sambil memahami emosi di baliknya
Menikmati film karena pesan dan simbolismenya
Membaca buku yang menantang pemikiran

Psikologi menunjukkan bahwa sensitivitas terhadap seni berkaitan erat dengan empati dan kecerdasan emosional.

4. Lebih Memilih Kualitas daripada Kuantitas

Orang dengan selera tinggi cenderung tidak mudah terkesan oleh hal-hal yang berlebihan atau populer semata. Mereka lebih menghargai kualitas, bahkan jika itu berarti lebih sedikit.

Contohnya:

Memilih beberapa teman dekat daripada banyak kenalan
Menikmati satu buku bagus daripada banyak bacaan dangkal
Lebih suka pengalaman bermakna daripada sekadar tren

Ini menunjukkan kemampuan evaluasi yang lebih tajam dan kesadaran diri yang kuat.

5. Tertarik pada Hal-Hal yang Kompleks

Jika Anda menikmati sesuatu yang membutuhkan pemikiran ekstra—seperti film dengan alur rumit, buku filsafat, atau konsep abstrak—itu adalah indikator selera yang berkembang.

Menurut psikologi kognitif:

Otak Anda menikmati tantangan
Anda memiliki toleransi tinggi terhadap ambiguitas
Anda tidak membutuhkan segalanya menjadi sederhana atau instan

Hal ini sering ditemukan pada individu dengan kemampuan berpikir kritis yang baik.

6. Tidak Mudah Terpengaruh Tren

Selera tinggi sering kali berarti memiliki standar sendiri, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang populer.

Orang seperti ini:

Tidak merasa perlu menyukai sesuatu hanya karena banyak orang menyukainya
Lebih percaya pada penilaian pribadi
Memiliki identitas yang kuat

Ini berkaitan dengan self-concept clarity—kejelasan tentang siapa diri Anda sebenarnya.

7. Menikmati Proses Belajar Seumur Hidup

Salah satu tanda paling kuat dari selera yang “lebih baik” adalah kecintaan terhadap pembelajaran.

Bukan karena kewajiban, tetapi karena:

Rasa ingin tahu yang tulus
Keinginan untuk terus berkembang
Kepuasan dari memahami sesuatu yang baru

Psikologi menyebut ini sebagai growth mindset—pola pikir yang melihat kemampuan sebagai sesuatu yang bisa terus dikembangkan.

Kesimpulan

Selera bukan tentang menjadi “lebih tinggi” dalam arti elit atau eksklusif. Sebaliknya, ia mencerminkan kedalaman pengalaman, cara berpikir, dan hubungan Anda dengan dunia.

Jika Anda menikmati aktivitas-aktivitas di atas, kemungkinan besar Anda:

Lebih reflektif
Lebih terbuka terhadap pengalaman
Lebih sadar akan makna di balik hal-hal kecil

Dan yang terpenting, Anda tidak hanya menjalani hidup—tetapi benar-benar memahaminya.*
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore