
Ilustrasi mimpinya terkabul (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa memiliki kekuatan super saat tidur, di mana Anda sadar sepenuhnya dan bisa mengendalikan alur mimpi? Fenomena ini dikenal sebagai lucid dreaming atau mimpi sadar.
Bagi sebagian orang, ini adalah cara seru untuk mengasah kreativitas atau sekadar berpetualang. Namun, sensasi menyenangkan ini bisa berubah menjadi momen mendebarkan jika Anda merasa "terkunci" dan tidak bisa terbangun.
Dikutip dari Your Tango, secara medis, Anda tidak akan pernah benar-benar terjebak selamanya di dunia mimpi. Perasaan terkunci tersebut hanyalah sebuah fenomena psikologis yang terjadi selama fase tidur REM (Rapid Eye Movement). Meski memicu kepanikan, memahami mengapa hal ini terjadi adalah kunci utama untuk tetap tenang dan segera mengambil alih kendali.
Mengapa Kita Merasa Terjebak di Alam Mimpi?
Saat lucid dreaming terjadi, otak Anda berada dalam kondisi sinkronisasi yang cukup kompleks antara pusat logika dan sistem emosional. Seorang konten kreator bernama Shi menjelaskan bahwa alam bawah sadar tidak hanya mengelola pikiran, tetapi juga mengarahkan emosi. Hal inilah yang membuat visualisasi dalam mimpi terasa sangat nyata dan begitu mengikat.
Ketika Anda sadar bahwa itu adalah mimpi dan mencoba untuk bangun, seringkali terjadi konflik internal. Pikiran sadar Anda mungkin sudah memberikan sinyal "bangun!", namun emosi dan alam bawah sadar masih terus memutar skenario tersebut. Inilah yang menciptakan sensasi terjebak, di mana logika ingin keluar, namun emosi masih menahan Anda di dalam "pertempuran" tersebut.
Selain itu, sistem saraf kita terkadang mengirimkan pesan yang saling bertentangan. Pikiran sadar memerintahkan tubuh untuk bangun, tetapi alam bawah sadar justru terus mengirim sinyal bahwa Anda masih berada dalam fase tidur. Ketidakselarasan sinyal inilah yang memicu rasa cemas atau bahkan klaustrofobia, membuat si pemimpi merasa benar-benar terkunci di dalam bunga tidur.
Waspada Risiko di Balik Mimpi Sadar
Meskipun terlihat seperti hobi yang menarik, lucid dreaming tetap memiliki risiko yang perlu diwaspadai, terutama bagi kesehatan fisik dan mental. Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya kualitas tidur. Seringkali, pemimpi terbangun secara mendadak akibat mimpi yang terlalu intens, yang akhirnya merusak siklus istirahat alami Anda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
