
Ilustrasi seseorang yang tumbuh dalam kemiskinan / freepik
JawaPos.com - Kemiskinan bukan hanya soal kekurangan materi. Ia juga membentuk cara berpikir, kebiasaan, dan respons emosional seseorang terhadap dunia.
Pengalaman hidup dalam keterbatasan sejak kecil sering meninggalkan jejak psikologis yang terbawa hingga dewasa—bahkan ketika kondisi ekonomi sudah membaik.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (2/5), terdapat 10 kebiasaan “diam-diam” yang sering dimiliki oleh orang yang tumbuh dalam kemiskinan, berdasarkan sudut pandang psikologi:
1. Sulit Merasa Aman Secara Finansial
Meskipun sudah memiliki penghasilan stabil, banyak orang yang tumbuh dalam kemiskinan tetap merasa cemas soal uang. Ini berkaitan dengan scarcity mindset—pola pikir kelangkaan—yang membuat seseorang selalu merasa “tidak cukup”.
2. Cenderung Menyimpan Barang Berlebihan
Kebiasaan menyimpan barang, bahkan yang sudah tidak terpakai, sering muncul karena pengalaman masa lalu saat sulit mendapatkan sesuatu. Secara psikologis, ini adalah bentuk mekanisme perlindungan terhadap kemungkinan kekurangan di masa depan.
3. Sulit Menikmati Pengeluaran
Membeli sesuatu untuk diri sendiri bisa terasa bersalah. Bahkan untuk hal kecil seperti makan enak atau membeli pakaian baru, sering muncul perasaan “tidak pantas” atau takut menyesal.
4. Sangat Sensitif terhadap Harga
Orang yang terbiasa hidup hemat sejak kecil cenderung sangat memperhatikan harga, diskon, dan nilai barang. Mereka sering membandingkan harga secara detail, bahkan ketika sebenarnya mampu membeli tanpa masalah.
5. Takut Mengambil Risiko
Kemiskinan sering mengajarkan bahwa kesalahan bisa berakibat fatal. Akibatnya, saat dewasa, mereka cenderung menghindari risiko—baik dalam karier, bisnis, maupun keputusan hidup—karena takut kehilangan stabilitas.
6. Mandiri Secara Berlebihan
Banyak yang tumbuh dalam kondisi sulit belajar untuk mengandalkan diri sendiri sejak dini. Ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga membuat mereka sulit meminta bantuan, bahkan ketika benar-benar membutuhkan.
7. Merasa Harus Selalu “Siap Darurat”
Mereka sering memiliki kebiasaan menabung secara ekstrem atau selalu memikirkan skenario terburuk. Ini bukan sekadar perencanaan, tetapi refleks dari pengalaman masa lalu yang penuh ketidakpastian.
8. Sulit Mempercayai Stabilitas
Ketika seseorang terbiasa hidup dalam kondisi yang tidak menentu, kestabilan justru terasa asing. Mereka bisa merasa cemas ketika hidup terasa “terlalu tenang”, seolah-olah sesuatu buruk akan segera terjadi.
9. Sangat Menghargai Hal Kecil
Di sisi positif, pengalaman hidup dalam kemiskinan sering membuat seseorang lebih menghargai hal-hal sederhana—makanan, waktu bersama keluarga, atau kesempatan kecil. Ini berkaitan dengan peningkatan rasa syukur.
10. Memiliki Empati yang Tinggi
Karena pernah merasakan kesulitan, mereka biasanya lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Empati ini sering membuat mereka lebih peduli, dermawan, dan memahami perjuangan hidup orang lain.
Penutup
Kebiasaan-kebiasaan ini tidak selalu negatif. Banyak di antaranya justru menjadi kekuatan—seperti ketahanan mental, empati, dan kemampuan beradaptasi. Namun, penting juga untuk menyadari mana yang mungkin sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
