
Penyebab gangguan tidur sering terbangun jam tiga pagi kata psikologi../Magnific/ lookstudio
JawaPos.com – Terbangun jam tiga pagi secara berulang bukan sekadar kebetulan yang bisa diabaikan begitu saja.
Psikologi menjelaskan bahwa pola ini sering kali berkaitan erat dengan kondisi mental dan emosional seseorang.
Gangguan tidur seperti ini bisa menjadi sinyal penting dari tubuh yang sedang mencoba menyampaikan sesuatu.
Ada banyak tanda yang menunjukkan bahwa kebiasaan terbangun di tengah malam menyimpan makna lebih dalam.
Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (3/5), berikut sebelas kondisi spesifik yang kemungkinan besar sedang dialami oleh orang yang sering terbangun di jam tersebut.
1. Tingkat stres yang tinggi
Stres meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, hormon yang justru memberi dorongan energi di waktu yang tidak tepat.
Lonjakan kortisol ini membuat pikiran aktif kembali, memicu overthinking, dan membuat tidur tidak bisa berlanjut.
Mencoba menurunkan stres sebelum tidur melalui meditasi atau membaca buku bisa membantu mengatasi masalah ini.
2. Konflik batin yang belum terselesaikan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022