
seseorang yang lebih menyukai keheningan / foto: Magnific/photoigorshmanko
JawaPos.com - Di era ketika musik tersedia hanya dengan satu sentuhan—mulai dari playlist santai, podcast, hingga suara latar untuk bekerja—memilih keheningan justru terasa seperti keputusan yang tidak biasa. Banyak orang merasa rumah yang tenang terlalu “kosong” tanpa suara televisi, radio, atau musik yang terus mengalun.
Namun, ada sebagian orang yang justru merasa paling nyaman saat rumah benar-benar hening.
Bagi mereka, keheningan bukan tanda kesepian atau kebosanan. Sebaliknya, itu adalah ruang bernapas. Tempat pikiran bisa bekerja tanpa gangguan, emosi lebih stabil, dan energi mental dapat dipulihkan.
Menurut psikologi, preferensi terhadap keheningan sering kali berkaitan dengan pola kognitif, sensitivitas sensorik, dan cara seseorang mengelola emosi. Orang yang lebih suka rumah tenang sering memiliki karakteristik yang cukup unik dibanding kebanyakan orang.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (20/5), terdapat delapan ciri yang sering dimiliki mereka.
1. Mereka memiliki tingkat kesadaran diri yang tinggi
Orang yang menikmati keheningan biasanya lebih terbiasa menghabiskan waktu bersama pikirannya sendiri.
Tanpa distraksi dari musik atau suara lain, mereka lebih mudah memperhatikan apa yang sedang dirasakan, dipikirkan, atau dikhawatirkan. Mereka cenderung reflektif dan sering melakukan evaluasi diri secara alami.
Dalam psikologi, kemampuan ini berkaitan dengan self-awareness, yaitu kapasitas mengenali kondisi emosional, motivasi, dan pola perilaku diri sendiri.
Keheningan memberi mereka ruang untuk mendengar “suara internal” yang sering tenggelam oleh kebisingan sehari-hari.
2. Mereka mudah overstimulated oleh lingkungan
Tidak semua orang memproses stimulus dengan cara yang sama.
Sebagian orang sangat toleran terhadap kebisingan, suara latar, dan multitasking. Namun orang yang lebih menyukai keheningan sering kali memiliki sensitivitas sensorik lebih tinggi.
Mereka lebih cepat merasa lelah ketika terlalu banyak suara, percakapan, notifikasi, atau musik yang terus berjalan.
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai sensory overload—ketika otak menerima terlalu banyak input sekaligus.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
