
seseorang yang tetap baik bahkan setelah terbuka./Magnific/pressfoto
JawaPos.com - Ada orang yang setelah dikhianati menjadi dingin. Ada yang setelah disakiti memilih menjauh dari semua orang.
Namun ada juga sosok-sosok langka yang tetap mampu bersikap baik, tetap peduli, tetap membantu, bahkan setelah mengalami luka yang dalam.
Mereka bukan tidak merasakan sakit. Mereka bukan manusia tanpa kecewa. Justru sering kali mereka pernah jatuh sangat keras, kecewa sangat dalam, dan kehilangan kepercayaan terhadap banyak hal. Tetapi di tengah semua itu, mereka tetap memilih untuk tidak menjadi pahit.
Dalam psikologi, kemampuan untuk tetap mempertahankan kebaikan setelah mengalami luka emosional bukanlah tanda kelemahan. Itu adalah bentuk kekuatan mental dan emosional yang sangat matang. Orang seperti ini biasanya memiliki fondasi psikologis yang kuat, kesadaran diri tinggi, dan kemampuan mengelola rasa sakit tanpa membiarkannya berubah menjadi kebencian.
Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (24/5), terdapat delapan kekuatan teguh yang sering dimiliki oleh orang-orang yang tetap berbuat baik bahkan setelah terluka.
1. Mereka Memiliki Ketahanan Emosional yang Tinggi
Ketahanan emosional atau emotional resilience adalah kemampuan seseorang untuk bangkit setelah mengalami tekanan, kekecewaan, atau luka batin.
Orang yang tetap baik setelah disakiti biasanya tidak menyangkal rasa sakit mereka. Mereka tetap menangis, kecewa, marah, atau merasa hancur. Bedanya, mereka tidak tinggal terlalu lama di dalam luka itu.
Mereka memahami bahwa hidup memang tidak selalu adil. Akan selalu ada orang yang mengecewakan, mengkhianati, atau memanfaatkan kebaikan. Namun mereka tidak membiarkan pengalaman buruk tersebut menentukan seluruh cara pandang mereka terhadap dunia.
Alih-alih berkata:
“Semua orang itu jahat.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022