Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 22.48 WIB

Tidak Merasa Perlu Membagikan Setiap Pendapatnya Secara Online, Biasanya Menunjukkan 7 Kekuatan Kepribadian Sering Diremehkan Menurut Psikologi

seseorang yang tidak perlu membagikan setiap pendapatan secara online./Magnific/freepik - Image

seseorang yang tidak perlu membagikan setiap pendapatan secara online./Magnific/freepik

JawaPos.com - Di era media sosial, banyak orang merasa harus selalu hadir dalam setiap percakapan. Ada topik baru sedikit saja, komentar langsung bermunculan.

Mulai dari isu politik, hiburan, gaya hidup, hingga hal-hal pribadi yang sebenarnya tidak perlu diumbar. Dalam budaya digital modern, diam sering dianggap aneh. Orang yang tidak ikut berkomentar kadang dicap tidak peduli, kurang wawasan, atau bahkan tidak punya pendapat.

Padahal menurut psikologi, tidak semua orang memiliki kebutuhan untuk membagikan setiap pikiran mereka ke internet. Dan menariknya, orang-orang seperti ini justru sering memiliki kualitas mental dan emosional yang kuat.

Mereka bukan tidak peduli. Mereka juga bukan selalu pemalu atau antisosial. Banyak di antara mereka hanya memahami bahwa tidak semua hal harus dipublikasikan. Mereka tahu kapan harus berbicara, kapan harus diam, dan kapan sebuah opini lebih baik disimpan atau dibahas dalam ruang yang lebih sehat.

Psikologi modern melihat perilaku ini sebagai tanda dari kematangan emosional, kontrol diri, dan rasa aman terhadap identitas diri.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (24/5), terdapat tujuh kekuatan kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang tidak merasa perlu membagikan setiap pendapatnya secara online.

1. Mereka Memiliki Kontrol Diri yang Tinggi

Salah satu kemampuan psikologis paling penting adalah self-regulation atau kemampuan mengendalikan impuls. Media sosial dirancang untuk mendorong reaksi cepat. Semakin spontan seseorang berkomentar, semakin tinggi interaksi yang tercipta.

Namun orang yang tidak merasa harus ikut berkomentar dalam setiap topik biasanya memiliki kemampuan menahan dorongan emosional. Mereka tidak langsung bereaksi ketika melihat sesuatu yang memancing emosi.

Mereka cenderung bertanya pada diri sendiri:

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore