
seseorang yang tetap bahagia dan gembira seiring bertambahnya usia./Magnific/sevendeman
JawaPos.com - Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan akan semakin sulit dirasakan seiring bertambahnya usia. Tubuh mulai berubah, tanggung jawab bertambah, dan kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Namun menariknya, berbagai penelitian psikologi justru menunjukkan hal yang berbeda: banyak orang menjadi lebih damai, lebih stabil secara emosional, dan lebih bahagia ketika mereka menua.
Rahasia mereka ternyata bukan karena hidup tanpa masalah. Mereka hanya belajar melepaskan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang diam-diam menguras energi mental dan emosional.
Orang yang tetap ceria di usia matang biasanya tidak hidup dengan sempurna. Mereka hanya lebih bijak memilih apa yang pantas dipertahankan dan apa yang perlu ditinggalkan.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), terdapat 9 kebiasaan yang biasanya sudah mereka tinggalkan menurut psikologi.
1. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Salah satu sumber ketidakbahagiaan terbesar adalah kebiasaan membandingkan hidup sendiri dengan hidup orang lain.
Ketika masih muda, banyak orang merasa harus mengejar pencapaian tertentu agar dianggap sukses: karier tinggi, rumah besar, pasangan ideal, atau kehidupan yang terlihat sempurna di media sosial.
Namun orang yang semakin bahagia seiring usia biasanya mulai menyadari bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing.
Psikologi menyebut fenomena ini sebagai social comparison. Semakin sering seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain, semakin besar peluang munculnya rasa iri, tidak puas, dan rendah diri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022