
seseorang yang lebih percaya diri saat berbicara / foto: Magnific/pressfoto
JawaPos.com - Berbicara di depan umum bukan hanya soal kata-kata. Banyak orang sebenarnya sudah memahami materi dengan baik, tetapi tetap merasa gugup ketika harus berdiri di depan audiens. Tangan dingin, suara gemetar, pandangan kosong, hingga tubuh yang terlihat kaku sering kali muncul tanpa disadari.
Menariknya, psikologi menunjukkan bahwa rasa percaya diri tidak selalu harus muncul terlebih dahulu dari dalam diri. Dalam banyak kasus, tubuh justru bisa “mengajari” otak untuk merasa lebih tenang dan yakin. Cara Anda berdiri, bergerak, menatap, bahkan bernapas dapat memengaruhi bagaimana pikiran bekerja dan bagaimana orang lain memandang Anda.
Itulah mengapa bahasa tubuh menjadi salah satu elemen paling penting dalam public speaking. Orang mungkin lupa detail kalimat Anda, tetapi mereka akan mengingat energi, ekspresi, dan kesan yang Anda tampilkan.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (28/5), terdapat tujuh trik bahasa tubuh yang bisa mulai Anda latih agar tampil lebih percaya diri saat berbicara di depan umum.
1. Berdiri Tegak dengan Bahu Terbuka
Postur tubuh adalah sinyal pertama yang dibaca audiens. Saat seseorang membungkuk, menunduk, atau menyilangkan tubuh terlalu rapat, otak orang lain akan menangkap sinyal ketidaknyamanan atau keraguan.
Sebaliknya, berdiri tegak dengan bahu terbuka memberi kesan bahwa Anda nyaman berada di posisi tersebut.
Dalam psikologi sosial, postur terbuka juga berkaitan dengan perasaan kontrol dan kesiapan mental. Ketika tubuh mengambil ruang secara natural, otak cenderung mengurangi respons cemas.
Cobalah posisi sederhana ini sebelum mulai berbicara:
Punggung tegak namun tidak kaku
Bahu rileks dan sedikit terbuka
Dagu sejajar dengan lantai
Berat badan seimbang pada kedua kaki
Anda tidak perlu terlihat seperti tentara. Tujuannya bukan menjadi kaku, melainkan terlihat stabil dan nyaman.
2. Gunakan Kontak Mata Secara Natural
Banyak orang gugup karena tidak tahu harus melihat ke mana saat berbicara. Akhirnya mereka melihat lantai, layar presentasi, atau bahkan berbicara terlalu cepat sambil menghindari audiens.
Padahal, kontak mata adalah salah satu alat komunikasi paling kuat.
Dalam psikologi komunikasi, kontak mata membantu membangun koneksi sosial dan meningkatkan persepsi kredibilitas. Orang lebih mudah percaya kepada pembicara yang mampu menjaga tatapan secara natural.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
