
Ilustrasi seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi yang tak mudah bereaksi / Foto: Your Tango
JawaPos.com — Tidak semua orang mampu tetap tenang ketika menghadapi kritik, kegagalan, atau situasi yang tidak berjalan sesuai harapan.
Dalam banyak kasus, respons emosional yang berlebihan justru muncul karena seseorang terlalu keras menilai dirinya sendiri. Dan selama bertahun-tahun, rasa percaya diri sering dianggap sebagai fondasi utama kesehatan psikologis.
Namun, sejumlah temuan psikologi menunjukkan bahwa kemampuan untuk bersikap penuh pengertian terhadap diri sendiri memiliki peran yang tidak kalah penting dalam membantu seseorang mengelola emosi dan responsnya terhadap berbagai situasi.
Para ahli menjelaskan bahwa konsep diri dan harga diri merupakan dua hal yang berbeda. Konsep diri adalah cara seseorang memandang dirinya secara objektif, sedangkan harga diri berkaitan dengan penilaian positif atau negatif terhadap dirinya. Masalahnya, harga diri sering kali naik turun karena dipengaruhi keberhasilan maupun kegagalan yang dialami.
Dilansir dari Your Tango, Selasa (2/6), pakar pengembangan diri Elaine Taylor-Klaus dan Diane Dempster menjelaskan bahwa orang yang kuat secara mental cenderung mengembangkan sikap berbelas kasih kepada diri sendiri sebagai cara untuk menjaga kendali atas respons mereka terhadap berbagai tantangan hidup.
1. Menyadari Ketika Sedang Mengkritik Diri Sendiri Secara Berlebihan
Orang yang mampu mengelola emosinya dengan baik biasanya cepat menyadari ketika mereka mulai terjebak dalam kritik diri yang berlebihan. Mereka memahami bahwa kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain sering kali hanya memperkuat perasaan tidak cukup baik.
Menurut penjelasan dalam artikel tersebut, seseorang hampir tidak pernah benar-benar "menang" jika terus menjadikan perbandingan sebagai ukuran nilai dirinya. Selalu akan ada orang yang terlihat lebih unggul dalam bidang tertentu.
Karena itu, mereka lebih memilih berfokus pada proses, pengalaman, dan pembelajaran daripada menjadikan setiap aspek kehidupan sebagai ajang kompetisi. Cara pandang ini membantu menjaga kestabilan penilaian terhadap diri sendiri.
2. Memperlakukan Diri Sendiri Seperti Memperlakukan Sahabat
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
