
seseorang yang membangun kekayaan secara perlahan./Magnific/freepik
JawaPos.com - Banyak orang mengira bahwa membangun kekayaan adalah hasil dari keberuntungan, warisan, atau kemampuan menghasilkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Namun, berbagai penelitian psikologi perilaku dan keuangan menunjukkan bahwa kekayaan yang bertahan lama sering kali dibangun melalui keputusan-keputusan kecil yang konsisten selama bertahun-tahun.
Perbedaan antara seseorang yang berhasil mencapai kebebasan finansial dan seseorang yang terus-menerus kesulitan mengelola uang sering kali bukan terletak pada besarnya pendapatan, melainkan pada pola pikir dan kebiasaan yang mereka miliki.
Orang-orang yang membangun kekayaan secara perlahan memahami bahwa kesalahan kecil yang dilakukan berulang kali dapat menghambat pertumbuhan aset mereka secara signifikan.
Dilansir dari Expert Editor pada Senin (8/6), terdapat sembilan kesalahan umum yang biasanya mereka hindari.
1. Mengejar Kepuasan Instan
Psikologi mengenal konsep delayed gratification, yaitu kemampuan menunda kesenangan saat ini demi manfaat yang lebih besar di masa depan.
Salah satu penelitian paling terkenal tentang hal ini adalah eksperimen "Marshmallow Test" yang menunjukkan bahwa individu yang mampu menunda kepuasan cenderung memiliki hasil kehidupan yang lebih baik dalam berbagai aspek, termasuk keuangan.
Orang yang membangun kekayaan tidak selalu menolak kesenangan. Mereka hanya tidak mengorbankan masa depan demi kepuasan sesaat. Mereka berpikir dua kali sebelum membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan hanya karena sedang tren atau sedang diskon.
Mereka memahami bahwa setiap uang yang dibelanjakan hari ini adalah uang yang tidak dapat diinvestasikan untuk menghasilkan pertumbuhan di masa depan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
