
seseorang yang menunjukkan privilege tanpa sadar./Magnific/katemangostar
Jawapos.com - Tidak semua bentuk privilese terlihat dari rumah mewah, mobil mahal, atau gaya hidup glamor. Dalam psikologi sosial, privilese sering muncul melalui cara seseorang memandang dunia dan mengekspresikannya dalam percakapan sehari-hari.
Menariknya, banyak orang yang tumbuh dengan akses ekonomi, pendidikan, atau lingkungan yang mendukung tidak menyadari bahwa beberapa kalimat yang mereka anggap biasa justru terdengar tidak realistis atau kurang peka bagi orang lain.
Psikolog menyebut fenomena ini sebagai bias titik buta privilese (privilege blind spot), yaitu kecenderungan seseorang untuk menganggap pengalaman hidupnya sebagai sesuatu yang normal dan universal, padahal tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (13/6), terdapat 10 ungkapan yang sering diucapkan orang dari latar belakang lebih mapan tanpa menyadari bahwa kalimat tersebut dapat terdengar menunjukkan privilese.
1. “Kalau tidak bahagia dengan pekerjaanmu, ya tinggal resign saja.”
Kalimat ini terdengar sederhana, tetapi secara psikologis mengandung asumsi bahwa setiap orang memiliki tabungan, jaringan sosial, atau dukungan finansial yang cukup untuk menghadapi masa tanpa penghasilan.
Bagi banyak orang, pekerjaan bukan hanya soal kepuasan, melainkan kebutuhan untuk bertahan hidup. Mereka mungkin memiliki tanggungan keluarga, cicilan, atau tidak memiliki dana darurat.
Psikologi sosial menjelaskan bahwa orang yang memiliki rasa aman finansial cenderung lebih fokus pada aktualisasi diri, sedangkan orang yang menghadapi keterbatasan lebih berfokus pada kebutuhan dasar.
2. “Kalau mau sukses, semua orang punya kesempatan yang sama.”
Ungkapan ini berangkat dari keyakinan bahwa kerja keras adalah satu-satunya faktor penentu keberhasilan. Padahal, penelitian psikologi menunjukkan bahwa kesuksesan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk lingkungan keluarga, kualitas pendidikan, akses kesehatan, serta jaringan sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022