Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 02.32 WIB

7 Hal yang Dilakukan Orang Narsis yang Tampak seperti Kepedulian, tetapi Sebenarnya Manipulasi Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang yang terlihat memperdulikan temannya (Magnific/The Yuri Arcurs Collection) - Image

Ilustrasi seseorang yang yang terlihat memperdulikan temannya (Magnific/The Yuri Arcurs Collection)

JawaPos.com - Tidak semua bentuk perhatian dan kasih sayang lahir dari niat yang tulus. Dalam beberapa kasus, perilaku yang tampak penuh kepedulian justru dapat menjadi alat untuk mengendalikan, memengaruhi, atau mempertahankan kekuasaan dalam hubungan. Psikologi menjelaskan bahwa individu dengan kecenderungan narsistik sering menggunakan berbagai cara yang terlihat baik di permukaan, tetapi memiliki motif tersembunyi yang berpusat pada kepentingan diri sendiri.

Gangguan kepribadian narsistik (Narcissistic Personality Disorder/NPD) maupun sifat narsistik yang lebih ringan tidak selalu ditandai dengan sikap arogan atau terang-terangan merendahkan orang lain. Banyak pelaku manipulasi justru terlihat sangat perhatian, suportif, dan seolah-olah rela berkorban. Karena itulah, mengenali tanda-tandanya menjadi penting agar seseorang tidak terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Dilansir dari Expert Editor pada Senin (15/6), terdapat tujuh hal yang sering dilakukan oleh orang narsis yang tampak seperti kepedulian, tetapi sebenarnya merupakan bentuk manipulasi menurut psikologi.

1. Terlalu Banyak Membantu agar Anda Merasa Berutang

Sekilas, bantuan yang diberikan tampak seperti bentuk kasih sayang dan perhatian. Mereka selalu hadir ketika Anda membutuhkan sesuatu, menawarkan solusi, bahkan melakukan hal-hal yang tidak diminta.

Namun, menurut psikologi, bantuan yang diberikan oleh individu narsistik sering kali disertai motif tersembunyi. Mereka berharap Anda merasa berutang budi sehingga lebih mudah dikendalikan. Ketika suatu hari Anda tidak memenuhi keinginan mereka, semua "pengorbanan" tersebut akan diungkit kembali.

Kalimat yang sering muncul:

"Aku sudah banyak berkorban buat kamu."
"Setelah semua yang aku lakukan, masa kamu nggak bisa melakukan ini untukku?"
"Tanpa aku, kamu nggak akan bisa seperti sekarang."

Perhatian seperti ini bukanlah bentuk kasih sayang tanpa syarat, melainkan investasi untuk mendapatkan kendali.

2. Terlalu Protektif dengan Alasan Ingin Menjaga

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore