
Ilustrasi seseorang yang tidak ingin berkomitmen dengan pasangannya (Magnific/Katemangostar)
JawaPos.com - Hubungan tidak selalu berakhir karena kurangnya perasaan. Dalam banyak kasus, seseorang sebenarnya menikmati kehadiranmu, menyukai perhatian dan kedekatan yang kamu berikan, tetapi pada saat yang sama mereka tidak siap untuk membangun komitmen yang jelas. Psikologi hubungan menjelaskan bahwa kondisi ini sering berkaitan dengan ketidakmatangan emosional, ketakutan terhadap kedekatan yang terlalu dalam, atau gaya keterikatan yang menghindar (avoidant attachment).
Orang yang tidak siap secara emosional sering kali mengirimkan pesan yang membingungkan. Mereka ingin kamu tetap ada, tetapi enggan memberikan kepastian. Akibatnya, hubungan terasa menggantung dan penuh tanda tanya.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (17/6), terdapat delapan kalimat yang sering diucapkan oleh orang yang ingin tetap dekat denganmu tetapi tidak ingin berkomitmen, beserta penjelasan psikologis di baliknya.
1. "Aku belum siap untuk hubungan yang serius."
Kalimat ini mungkin terdengar jujur, dan memang terkadang demikian. Namun, banyak orang menggunakannya sambil tetap mempertahankan kedekatan emosional dengan seseorang.
Secara psikologis, mereka mungkin menikmati kenyamanan, perhatian, dan rasa aman yang kamu berikan, tetapi belum bersedia mengambil tanggung jawab yang menyertai sebuah hubungan.
Yang perlu diperhatikan adalah tindakan mereka. Jika seseorang berulang kali mengatakan belum siap, tetapi terus mencari perhatian dan keintiman tanpa memberikan kejelasan, kemungkinan mereka memang ingin mendapatkan manfaat dari hubungan tanpa komitmen yang jelas.
2. "Aku takut menyakitimu."
Sekilas kalimat ini terdengar penuh perhatian. Namun, psikologi menunjukkan bahwa ungkapan tersebut terkadang merupakan cara tidak langsung untuk mengatakan, "Aku tidak bisa memberikan apa yang kamu harapkan."
Mereka mungkin menyadari keterbatasan emosional mereka, tetapi alih-alih membuat keputusan yang tegas, mereka memilih mempertahankan hubungan dalam kondisi yang ambigu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022